MAKASSAR, BUKAMATANEWS — Kabar duka mendalam menyelimuti jajaran Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Luwu Utara. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah (Setda), Baharuddin Nurdin, dikabarkan meninggal dunia pada Senin, 22 Juni 2026.
Almarhum menghembuskan napas terakhirnya sekira pukul 10.00 WITA di Rumah Sakit Umum (RSU) Wahidin Sudirohusodo, Makassar. Sebelum berpulang, almarhum diketahui telah menjalani perawatan intensif selama hampir sebulan pasca-operasi yang dijalaninya dua pekan sebelumnya.
Bupati Andi Abdullah Rahim hadir langsung di Makassar pada Senin (22/6/2026) untuk melepas jenazah almarhum dari rumah sakit menuju rumah duka. Jenazah akan diberangkatkan menuju kediaman almarhum di Makawa, Kabupaten Luwu. Rencananya, almarhum akan dikebumikan di Makawa pada Selasa, 23 Juni 2026 besok.
Dalam pelepasan itu, Bupati menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas kepergian salah satu putra terbaik daerah. “Kepergian beliau adalah duka yang mendalam bagi keluarga, sahabat, dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu Utara,” ucapnya dengan nada haru.
Di mata Bupati dan masyarakat, almarhum dikenal sebagai sosok abdi negara yang loyal serta memegang teguh amanah. Bupati Andi Rahim menambahkan bahwa dedikasi almarhum selama menduduki jabatan di pemerintahan memberikan dampak yang nyata bagi daerah.
“Semasa hidupnya, almarhum telah mengabdikan diri dengan penuh dedikasi, integritas, dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pembangunan daerah dan pelayanan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Tak lupa Bupati mengajak seluruh jajaran dan masyarakat untuk mengirimkan doa terbaik bagi almarhum dan keluarga yang ditinggalkan. “Semoga segala amal ibadah, pengabdian, serta kebaikan almarhum diterima oleh Allah SWT, diampuni segala khilaf dan dosanya, dilapangkan kuburnya, dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya,” ucap Bupati.
“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini. Selamat jalan, insan pengabdi. Jasa dan pengabdianmu akan selalu menjadi bagian dari perjalanan pembangunan di Kabupaten Luwu Utara, dan senantiasa akan selalu dikenang,” tutup Bupati.
Diketahui, almarhum pernah menduduki beberapa jabatan yang strategis di Pumda Luwu Utara, seperti Kabag Ortala, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD), dan jabatan terakhirnya sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesra. Almarhum juga pernah menduduki jabatan mentereng sebagai Penjabat Sekretaris Daerah.
BERITA TERKAIT
-
Lima Pangkalan LPG Ditutup, Bupati Luwu Utara: Cabut Izinnya Bila Melanggar
-
Bupati Luwu Utara Lepas Semangat Kontingen PGRI, Bidik Prestasi di Porsenijar Sulsel
-
Resmi! Pemda Luwu Utara Hentikan WFH, ASN Wajib Kembali Bekerja Penuh dari Kantor
-
Tiga Hari Pencarian, Korban Banjir Asal Desa Beringin Jaya Akhirnya Ditemukan Meninggal Dunia
-
Harumkan Nama Daerah, Bupati Andi Rahim Beri Apresiasi Pelajar Peraih Emas Kejuaraan Pencak Silat Nasional