MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Komitmen membangun daerah tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan menjadi salah satu pesan utama yang disampaikan Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, saat tampil sebagai narasumber dalam Seminar Kebangsaan yang digelar Dewan Pengurus Wilayah Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (DPW PGK) Sulawesi Selatan di Makassar, Sabtu (6/6/2026).
Dalam forum yang mengangkat tema *“Inklusivitas Pembangunan Daerah Berkelanjutan yang Berbasis Lokal”* itu, Andi Rahim memaparkan strategi pembangunan Kabupaten Luwu Utara yang menempatkan penguatan sumber daya manusia (SDM) berwawasan ekologi sebagai fondasi utama pembangunan masa depan.
Melalui materi bertajuk *“Penguatan Kapasitas SDM yang Berwawasan Ekologi di Kabupaten Luwu Utara”*, Andi Rahim menjelaskan bahwa pembangunan berkelanjutan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus mampu menjaga keseimbangan antara kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
Menurutnya, Luwu Utara memiliki kekayaan sumber daya alam yang besar dan beragam. Di sektor pertanian, daerah ini dikenal sebagai penghasil komoditas unggulan seperti padi, kakao, kelapa sawit, kopi, sagu, hingga durian.
Selain itu, sektor peternakan dengan komoditas unggulan sapi dan kerbau, sektor perikanan yang menghasilkan ikan, udang, dan rumput laut, hingga sektor pertambangan yang memiliki potensi emas, besi, dan galian C, menjadi modal penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Tak kalah penting, sektor pariwisata juga terus dikembangkan melalui penguatan destinasi wisata alam, religi, budaya, dan sport tourism yang dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan pendapatan masyarakat.
Namun bagi Andi Rahim, kekayaan sumber daya alam saja tidak cukup tanpa didukung kualitas sumber daya manusia yang mampu mengelola potensi tersebut secara bijak dan berkelanjutan.
“Kita sangat menekankan pentingnya inklusivitas dalam setiap aksi nyata untuk memperkuat SDM kita yang berwawasan ekologi,” ujarnya.
### Lima Pilar Menuju Luwu Utara Berkelanjutan
Dalam paparannya, Andi Rahim juga memperkenalkan lima pilar pembangunan berkelanjutan yang menjadi arah kebijakan Pemerintah Kabupaten Luwu Utara.
Kelima pilar tersebut meliputi pembangunan SDM unggul, hilirisasi komoditas unggulan, penguatan ekonomi hijau, transformasi digital, serta tata kelola pemerintahan yang kolaboratif.
Menurutnya, pembangunan yang berhasil adalah pembangunan yang mampu menciptakan pertumbuhan sekaligus memperkuat daya tahan daerah menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
“Kalau kita bisa tumbuh hari ini, maka kita akan kuat di masa depan,” tegasnya.
### Indonesia Emas Dimulai dari Daerah
Lebih lanjut, Andi Rahim menekankan pentingnya kolaborasi pentahelix dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif. Konsep tersebut melibatkan lima unsur utama, yakni pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media yang bekerja secara bersama-sama untuk mencapai tujuan pembangunan.
Ia meyakini bahwa kemajuan daerah merupakan fondasi utama dalam mewujudkan cita-cita besar Indonesia Emas 2045.
“Indonesia Emas dimulai dari daerah. Tidak ada Indonesia Emas tanpa daerah yang maju,” katanya.
Di hadapan peserta seminar, Andi Rahim juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mengawal sejumlah agenda strategis, mulai dari mengurangi kesenjjangan sosial, memperkuat ekonomi lokal, memperluas kolaborasi, menjaga kelestarian lingkungan, hingga meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan.
Baginya, pembangunan yang sesungguhnya bukan hanya tentang angka pertumbuhan, tetapi tentang sejauh mana manfaat pembangunan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Inklusivitas adalah agenda kebangsaan. Pembangunan yang kuat bertumpu pada potensi lokal, dan pembangunan bermakna adalah yang dirasakan seluruh masyarakat,” pungkasnya.
BERITA TERKAIT
-
Disaksikan Gubernur Andi Sudirman, Pemprov Sulsel dan Kodam XIV/Hasanuddin Teken Kerja Sama Penanganan Banjir Lutra
-
Gas LPG 3 kg Langka dan Mahal, DP2KUKM Luwu Utara Gelar Sidak Intensif di Sejumlah Kecamatan
-
15 Kali Raih WTP, Luwu Utara Perkuat Reputasi sebagai Daerah Berprestasi di Sulsel
-
BNPB Turun Langsung ke Lokasi Banjir Luwu Utara, Bupati Harap Percepat Penanganan dan Solusi Jangka Panjang
-
1.834 Ekor Hewan Qurban Dipotong di Luwu Utara, Bupati Ajak Perkuat Kepedulian Sosial Terhadap Korban Banjir