MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Menjelang pelaksanaan Makassar Half Marathon (MHM) 2026 pada 28–31 Mei 2026, Pemerintah Kecamatan Ujung Pandang menegaskan komitmennya menghadirkan ajang olahraga yang tidak hanya meriah, tetapi juga ramah lingkungan melalui penerapan konsep zero waste.
Camat Ujung Pandang, Nanin Sudiar, meminta seluruh sampah yang dihasilkan selama kegiatan dipilah sejak awal, mulai dari sampah organik, anorganik hingga residu. Pengelolaan sampah akan ditangani langsung oleh PIC kebersihan MHM bersama satgas kebersihan dari lima kecamatan, termasuk Bontoala dan Ujung Pandang.
Menurut Nanin, event berskala besar harus mampu menjadi contoh dalam pengelolaan lingkungan perkotaan. Ia menegaskan sampah tidak boleh menjadi persoalan baru setelah kegiatan berakhir.
“Kita ingin memberi contoh bahwa event olahraga tidak boleh meninggalkan masalah baru. Sampah harus selesai di lokasi, tidak dibawa ke TPA,” ujar Nanin, Senin (25/5/2026).
Diketahui, sejumlah titik utama pelaksanaan MHM 2026 berada di wilayah Kecamatan Ujung Pandang. Rute lomba akan melintasi kawasan sekitar Taman Pramuka hingga Jalan Jenderal Sudirman pada 31 Mei 2026, yang bertepatan dengan agenda Car Free Day.
Untuk memastikan pelaksanaan tetap tertib dan nyaman, panitia MHM telah berkoordinasi dengan satgas Car Free Day. Aktivitas senam mingguan ditiadakan sementara demi memberi ruang penuh bagi peserta lomba. Sementara itu, pelaku UMKM kuliner tetap difasilitasi dengan penempatan di ruas khusus agar tidak mengganggu jalannya perlombaan.
Lebih lanjut, Nanin menegaskan Kecamatan Ujung Pandang kini menyiapkan standar operasional khusus untuk setiap penyelenggaraan event besar. Setiap penyelenggara diwajibkan mengajukan proposal resmi yang memuat jumlah peserta, lokasi, waktu, hingga rute kegiatan.
Selain itu, aspek kebersihan menjadi prioritas utama yang harus disepakati bersama pihak kecamatan. Keterlibatan lintas instansi seperti Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kebersihan, hingga pengelola parkir juga menjadi syarat agar kegiatan berjalan aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat.
“Setiap komunitas yang ingin menggelar event di Ujung Pandang harus siap dengan aturan. Jangan sampai pesta selesai, tapi meninggalkan sampah dan masalah baru,” tegas Nanin.
BERITA TERKAIT
-
Kecamatan Ujung Pandang Bersih-Bersih Fasum, Lapak Liar yang Berdiri Puluhan Tahun Dibongkar
-
Kumpulkan Lurah, Camat Ujung Pandang Perkuat Koordinasi Program Pemilahan dan Pengelolaan Sampah
-
Pimpin Apel Pagi, Camat Ujung Pandang Tekankan Disiplin dan Implementasi Nilai ASN BerAKHLAK
-
Kecamatan Ujung Pandang Perkuat Kolaborasi Pengelolaan Sampah, RT/RW Diminta Aktif Lakukan Pemilahan
-
Penertiban Lapak PKL di Lajangiru Kec Ujung Pandang Berjalan Tertib, Drainase Jadi Prioritas