Redaksi
Redaksi

Minggu, 17 Mei 2026 21:58

Wali Kota Parepare Prihatin Aksi Anarkis Suporter Pascakekalahan PSM Makassar

Wali Kota Parepare Prihatin Aksi Anarkis Suporter Pascakekalahan PSM Makassar

Tasming menilai kekecewaan terhadap hasil pertandingan seharusnya tidak dilampiaskan dengan tindakan anarkis yang justru merugikan banyak pihak dan mencoreng citra daerah.

PAREPARE, BUKAMATANEWS - Kericuhan yang terjadi usai pertandingan antara PSM Makassar melawan Persib Bandung di Stadion Gelora BJ Habibie, Minggu (17/5/2026), menuai keprihatinan dari Wali Kota Parepare, Tasming Hamid. Ia menyesalkan aksi sejumlah oknum suporter yang berujung pada perusakan fasilitas stadion usai laga berakhir.

Tasming menilai kekecewaan terhadap hasil pertandingan seharusnya tidak dilampiaskan dengan tindakan anarkis yang justru merugikan banyak pihak dan mencoreng citra daerah.

“Kita berharap ke depan mari kita dewasa. Kita sama-sama mencintai PSM, kita sama-sama kecewa karena performa PSM tahun ini belum maksimal. Tapi bukan berarti harus membuat kerusuhan,” ujar Tasming saat ditemui di Asrama Haji Sudiang Makassar, Selasa (19/5/2026).

Menurutnya, menang dan kalah merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dunia olahraga, termasuk sepak bola. Karena itu, ia mengajak seluruh suporter untuk tetap menjunjung sportivitas dan menjaga ketertiban saat mendukung tim kebanggaan.

Tasming mengungkapkan, kericuhan tersebut menyebabkan sejumlah fasilitas stadion mengalami kerusakan, mulai dari kursi tribun hingga beberapa pintu stadion. Pemerintah Kota Parepare bersama manajemen PSM Makassar disebut akan ikut bertanggung jawab dalam proses perbaikan fasilitas yang terdampak.

“Pemda bersama PSM tentu punya kontribusi untuk penanganan kerusakan ini, karena selama ini kita juga bekerja sama dan berkontrak,” jelasnya.

Diketahui, pada laga tersebut PSM Makassar harus mengakui keunggulan Persib Bandung dengan skor 1-2. Seusai peluit panjang dibunyikan, suasana stadion memanas setelah sejumlah suporter menyalakan flare di tribun.

Situasi kemudian semakin tidak terkendali ketika beberapa suporter turun ke lapangan dan berupaya mendekati pemain Persib Bandung yang tengah merayakan kemenangan. Selain itu, aksi pelemparan botol ke arah tribun VIP Utara juga sempat terjadi dan membuat suasana stadion menjadi mencekam.

Pemerintah berharap insiden serupa tidak kembali terulang di masa mendatang. Selain menjaga keamanan dan kenyamanan pertandingan, kedewasaan suporter dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga nama baik daerah dan dunia sepak bola Sulawesi Selatan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#PSM Makassar #Tasming Hamid

Berita Populer