LUTRA, BUKAMATANEWS - Sekretaris Daerah Luwu Utara, Jumal Jayair Lussa, menerima kunjungan Ketua Umum Pengurus Besar PGRI, Prof. Dr. H. Unifah Rasyidi, M.Pd., bersama Ketua PGRI Provinsi Sulawesi Selatan, Prof. Dr. H. Hasnawi Haris, M.Hum., di Bumi Lamaranginang. Kunjungan silaturahmi tersebut berlangsung di Aula La Galigo, Selasa (5/5/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Kokohkan Solidaritas untuk PGRI yang Kuat, Terpercaya, Dinamis, Sejahtera, dan Bermartabat” ini turut dihadiri Ketua TP PKK Luwu Utara Misnawati Djemmang, Kepala Dinas Pendidikan Kamaluddin Alnan, Ketua PGRI Luwu Utara Ismaruddin, serta jajaran pengurus dan anggota PGRI setempat.
Ketua PGRI Luwu Utara, Ismaruddin, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian antaranggota PGRI.
“Kunjungan ini menjadi energi baru sekaligus bagian dari upaya pengurus pusat untuk menyapa anggota di daerah serta memperkuat perjuangan di bidang pendidikan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kehadiran pengurus pusat juga menjadi kesempatan berharga bagi para guru di Luwu Utara untuk memperoleh arahan terkait peran strategis dalam menghadapi dinamika dunia pendidikan.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Jumal Jayair Lussa menyambut hangat kunjungan tersebut. Ia menyebut kehadiran Ketua Umum PB PGRI di Luwu Utara sebagai momen bersejarah.
“Selama 27 tahun Kabupaten Luwu Utara berdiri, ini adalah pertama kalinya Ketua Umum PB PGRI berkunjung ke Bumi Lamaranginang. Ini menjadi kado istimewa dan kehormatan besar bagi kami, khususnya bagi keluarga besar PGRI Luwu Utara,” ungkapnya.
Jumal berharap kunjungan ini tidak menjadi yang terakhir, melainkan berkelanjutan guna mendorong peningkatan mutu pendidikan di daerah.
Ketua Umum PB PGRI, Unifah Rasyidi, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peran guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, terutama dalam mencetak generasi muda yang unggul.
“Kami berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan peran guru di Luwu Utara. Ini menjadi motivasi besar untuk meningkatkan profesionalisme dan kualitas pendidikan,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa di tengah era digital, peran guru tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga pembimbing dan pengarah bagi peserta didik. Oleh karena itu, penguatan kapasitas dan profesionalisme guru menjadi kunci dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, termasuk melalui pengembangan pembelajaran berbasis teknologi dan kesiapan menghadapi tantangan pendidikan masa depan.
BERITA TERKAIT
-
Dua Siswa MA DDI Masamba Tembus Paskibraka Luwu Utara, Siap Kibarkan Merah Putih
-
Jelang Pilkades Serentak 2026, Luwu Utara Perkuat Netralitas Panitia di 41 Desa
-
Waspada Karhutla! BPBD Luwu Utara Ingatkan Ancaman Sanksi Pidana hingga Denda Besar Bagi Pembakar Lahan
-
Politeknik ATK Jadi Inspirasi, Luwu Utara Siapkan Program Studi Berbasis Kebutuhan Industri
-
Luwu Utara Percepat Pendirian Kampus, Benchmarking ke Jawa Tengah dan Gandeng Universitas Harkat Negeri