Disdikbud Luwu Utara Gandeng Kejari Kawal Program Prioritas Nasional
12 Mei 2026 22:53
"Hadapi fluktuasi harga pangan, Pemkab Luwu Utara bersama Bank Indonesia gelar High Level Meeting untuk stabilkan stok cabai & ayam. Simak strategi lengkapnya di sini!"
LUWU UTARA, BUKAMATANEWS – Dalam upaya menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi pasar, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara mengambil langkah proaktif dengan memperkuat koordinasi lintas sektor. Wakil Bupati Jumail Mappile secara langsung menghadiri High Level Meeting (HLM) yang digelar bersama Bank Indonesia (BI) untuk memetakan strategi pengendalian inflasi daerah, Senin (11/05/2026).

Pertemuan strategis ini menyoroti sejumlah komoditas yang menjadi penyumbang inflasi tertinggi, khususnya cabai dan daging ayam. Para pemangku kepentingan merumuskan langkah mitigasi untuk memastikan rantai pasok tetap lancar sehingga harga di tingkat konsumen tetap terjangkau.
Beberapa poin utama yang dibahas meliputi:
Pemantauan Stok: Memastikan ketersediaan bahan pokok aman di pasar-pasar tradisional.
Keterjangkauan Harga: Menekan lonjakan harga akibat dinamika ekonomi global maupun lokal.
Sinergi Kebijakan: Penyelarasan program kerja Pemkab Luwu Utara dengan kebijakan moneter Bank Indonesia.
Wakil Bupati Jumail Mappile menegaskan bahwa stabilitas ekonomi adalah prioritas utama. Menurutnya, pengendalian harga bukan sekadar angka statistik, melainkan kunci kesejahteraan masyarakat Luwu Utara secara langsung.
“Kolaborasi erat dengan Bank Indonesia sangat krusial. Kita perlu bergerak cepat dan tepat sasaran dalam memitigasi risiko inflasi agar pertumbuhan ekonomi daerah tetap berkelanjutan dan tidak membebani rakyat,” ujar Jumail.
Selain membahas teknis pengendalian harga, forum ini juga menjadi wadah sinkronisasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Dengan terkendalinya inflasi, diharapkan iklim investasi di Luwu Utara semakin positif dan daya beli masyarakat tetap terjaga, yang pada akhirnya akan menstimulus roda ekonomi daerah secara lebih luas