Redaksi : Senin, 04 Mei 2026 14:41
Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang

GOWA, BUKAMATANEWS – Di tengah kunjungannya menyalurkan bantuan sembako, Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, justru menemukan fakta mencolok: ketidaksesuaian antara data pemerintah dan kondisi nyata warga miskin ekstrem (KME) di Desa Borongloe, Kecamatan Bontomarannu, Minggu (3/5/2026).

Keluarga yang dikunjungi adalah Azis Dg Buang. Berdasarkan data yang dimiliki pemerintah, keluarga ini masuk dalam desil 6–10 dan terakhir kali menerima bantuan sembako pada periode Januari hingga Maret 2025. Namun, saat turun langsung ke lapangan, Bupati Husniah melihat realita yang berbeda.

“Setelah kita cek langsung di lapangan hari ini, kondisi yang ditemukan tidak sesuai dengan data. Keluarga ini dihuni oleh empat orang, dengan hanya satu orang yang memiliki penghasilan, ditambah kondisi rumah masih beralaskan tanah,” ungkap Husniah.

Dari temuan itu, ia memastikan akan segera mengupdate data desil agar sesuai dengan kenyataan di lapangan. Langkah ini penting agar keluarga tersebut bisa kembali menerima bantuan yang semestinya.

Tak hanya sekadar memperbarui data, Pemkab Gowa bersama Baznas juga bergerak cepat. Mereka akan memberikan bantuan bedah rumah bagi keluarga Azis, karena persyaratan administrasi dinilai sudah lengkap.

“Segera pak camat untuk mengawal proses bantuan dan intervensi yang akan diberikan agar berjalan optimal dan tepat sasaran,” tegas Bupati.

Kebahagiaan tampak dari wajah Sarintang, istri Azis Dg Buang. Ia tak menyangka perhatian pemerintah datang setelah sekian lama.

“Alhamdulillah, pasti sangat bersyukur karena kami sudah lama tidak menerima bantuan. Selain itu bantuan bedah rumah juga akan kami dapat. Terima kasih Ibu Bupati dan jajarannya,” ujaran haru.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Gowa didampingi Camat Bontomarannu, Ilham Halim, serta sejumlah pimpinan SKPD di lingkungan Pemkab Gowa.