BONE, BUKAMATANEWS - Aksi brutal sekelompok remaja tak dikenal menggunakan senjata tajam terjadi di sebuah usaha percetakan di Jalan Lapawawoi KR Sigeri, Kelurahan Macege, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, Sulsel, Rabu dini hari, 29 April 2026. Peristiwa penyerangan itu terjadi sekitar pukul 04.50 WITA dan terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) di dalam lokasi usaha.
Dalam rekaman tersebut, sejumlah remaja terlihat menutupi wajah mereka menggunakan pakaian sebelum masuk ke dalam kios sambil membawa senjata tajam jenis parang dan badik. Para pelaku kemudian langsung mengejar orang-orang yang berada di dalam lokasi, menciptakan suasana panik dan mencekam.
Pemilik usaha percetakan, Adil, menduga penyerangan tersebut berkaitan dengan persoalan pribadi yang melibatkan salah satu mantan karyawannya.
"Saat kejadian, beberapa karyawan sedang tidur di dalam kios. Tiba-tiba korban datang dalam kondisi panik karena dikejar pelaku saat hendak menuju tempat kosnya," ujar Adil.
Ia menjelaskan, awalnya dua orang pelaku mengejar korban hingga ke depan kios. Namun, tidak lama kemudian mereka kembali bersama beberapa rekannya, lalu mendobrak pintu dan masuk secara paksa untuk mengejar target.
"Korban ini pernah bekerja di sini, tetapi setelah Lebaran sudah tidak pernah masuk lagi. Tadi malam tiba-tiba datang saat karyawan lain sedang tidur di dalam," tambahnya.
Dalam insiden tersebut, satu orang remaja bernama Taslim (22) mengalami luka serius. Ia menderita luka robek di bagian kepala, jari jempol kiri terputus, serta luka lebam di bagian pundak. Korban saat ini telah mendapatkan perawatan di RSUD Tenriawaru Bone.
Sementara itu, pihak kepolisian dari Polres Bone yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi.
Kasi Humas Polres Bone, IPTU Rayendra Muchtar, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap para pelaku.
"Tim Resmob telah mendatangi TKP usai menerima laporan dari korban, dan saat ini kasus masih dalam penyelidikan lebih lanjut," ujarnya. (*)
BERITA TERKAIT
-
Polisi Berhasil Ungkap Kasus Curnak Sapi di Bone, Empat Pelaku Diamankan
-
Terdesak Karena Dikeroyok, Guru Pesantren di Bone Tikam Seorang Pemuda
-
Baru Bekerja Beberapa Hari, ART di Bone Diduga Gasak Uang Majikan, Rp15 Juta Raib
-
Forum Lintas Angkatan Sastra UMI Kecam Keras Kekerasan di Kampus: Tuntut Investigasi Tuntas
-
Pemprov Sulsel Dorong Penguatan Perlindungan Perempuan dan Anak di Tengah Sorotan Kasus Pelecehan di Kampus