Redaksi : Selasa, 28 April 2026 21:45
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman bersama Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim pelaksanaan groundbreaking Paket 4 Multiyears Project (MYP) Rehabilitasi Daerah Irigasi Tahun Anggaran 2026–2027 yang dipusatkan di Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Senin (27/4/2026).

LUTRA, BUKAMATANEWS — Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian melalui pembangunan infrastruktur irigasi. Hal tersebut ditandai dengan pelaksanaan groundbreaking Paket 4 Multiyears Project (MYP) Rehabilitasi Daerah Irigasi Tahun Anggaran 2026–2027 yang dipusatkan di Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Senin (27/4/2026).

Prosesi peletakan batu pertama ini turut dihadiri Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, serta para petani setempat.

Program strategis tersebut memiliki nilai anggaran mencapai Rp780 miliar. Khusus untuk wilayah Luwu Raya, dialokasikan anggaran sebesar Rp120 miliar guna peningkatan jaringan irigasi seluas 13 ribu hektare. Proyek ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam meningkatkan kemantapan, rehabilitasi, serta pemeliharaan jaringan irigasi di berbagai daerah.

“Groundbreaking ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memudahkan para petani sekaligus mendukung swasembada pangan nasional,” ujar Andi Sudirman Sulaiman dalam sambutannya.

Secara khusus di Kabupaten Luwu Utara, proyek ini ditargetkan mampu menjangkau sekitar 6.400 hektare lahan persawahan yang nantinya terintegrasi dengan sistem irigasi yang lebih optimal setelah pengerjaan rampung.

Tak hanya di Luwu Utara, program rehabilitasi irigasi ini juga mencakup sejumlah wilayah lain di kawasan utara Sulawesi Selatan, yakni Kabupaten Enrekang, Toraja Utara, Luwu, hingga Luwu Timur. Secara keseluruhan, terdapat delapan daerah irigasi yang akan ditangani dalam proyek ini.

Adapun delapan daerah irigasi tersebut meliputi Tallung Ura, Balombong, Makawa, Lengkong Pini, Bungadidi, Kuri-kuri Kasambi, Tubu Ampak, dan Angkona.

Gubernur Andi Sudirman Sulaiman mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendoakan agar pelaksanaan proyek berjalan lancar, tepat waktu, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani.

“Kami berharap proyek ini dapat selesai sesuai rencana dan hasilnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tutupnya.