Redaksi
Redaksi

Selasa, 28 April 2026 18:22

Bupati Maros Turun ke Sawah: Tanam Padi Serentak Jadi Strategi Lawan Hama dan Gagal Panen

Bupati Maros Turun ke Sawah: Tanam Padi Serentak Jadi Strategi Lawan Hama dan Gagal Panen

Dengan tanam serentak ini, pemerintah Kabupaten Maros berharap efisiensi pertanian meningkat dan ketahanan pangan daerah benar-benar terjaga, bukan sekadar jargon.

MAROS, BUKAMATANEWS – Di tengah ancaman perubahan iklim dan serangan hama yang kerap mengintai musim tanam, Bupati Maros Chaidir Syam memilih turun langsung ke lahan pertanian. Ia memimpin kegiatan tanam padi serentak Musim Tanam (MT) 200 di Dusun Panaikang, Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, baru-baru ini.

Bukan sekadar seremonial tahunan, kegiatan ini diklaim sebagai strategi terukur untuk menjaga stabilitas produksi pangan sekaligus menekan risiko gagal panen.

"Pola tanam yang terkoordinasi mampu meningkatkan hasil panen dan menekan risiko serangan hama. Ini adalah bagian dari upaya kita menjaga ketahanan pangan daerah," ujar Chaidir di sela-sela kegiatan.

Hadir dalam kesempatan itu perwakilan Balai Riset dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sulawesi Selatan, jajaran Forkopimda Maros, Dinas Pertanian, serta organisasi petani seperti Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) tingkat provinsi dan kabupaten. Kehadiran lintas sektor ini menunjukkan bahwa persoalan pertanian tidak bisa diselesaikan sendiri-sendiri.

Chaidir menegaskan, pemerintah daerah tidak hanya berhenti pada imbauan. Komitmen nyata diwujudkan dalam bentuk penyediaan benih unggul, bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), serta pendampingan intensif di lapangan. Menurutnya, tanpa dukungan teknologi dan inovasi yang terus diperbarui, sektor pertanian akan kesulitan berkembang.

Sementara itu, Ketua KTNA Maros, Idrus, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendorong modernisasi pertanian dari tingkat paling bawah. Ia menilai peningkatan kapasitas petani menjadi faktor krusial dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks.

"Kami fokus pada pendampingan teknis agar petani lebih adaptif terhadap teknologi baru. Dengan begitu, produktivitas bisa meningkat secara signifikan," ungkap Idrus.

Dengan tanam serentak ini, pemerintah Kabupaten Maros berharap efisiensi pertanian meningkat dan ketahanan pangan daerah benar-benar terjaga, bukan sekadar jargon.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Bupati Maros Chaidir Syam #Pemkab Maros