Redaksi : Jumat, 24 April 2026 17:02

MAKASSAR, BUKAMATANEWS – Pemerintah Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, mengajak seluruh warga untuk mulai membiasakan diri memilah sampah dari tingkat rumah tangga. Ajakan ini disampaikan oleh Kepala Seksi Kebersihan Kecamatan Rappocini, Muhammad Guntur, S.STP, sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

"Yuk mulai dari hal kecil untuk perubahan besar. Memilah sampah bukan sekadar kebiasaan, tapi langkah nyata menjaga lingkungan," ujar Guntur dalam rilis yang diterima media, Kamis (23/4/2026).

Menurut Guntur, pemilahan sampah sangat penting karena tidak semua jenis sampah dapat diolah dengan cara yang sama. Warga diminta untuk memisahkan sampah menjadi empat kategori utama:

- **Sampah organik** – sisa makanan, daun, kulit buah.

- **Sampah anorganik** – plastik, botol, kaleng, kertas.

- **Sampah B3** (Bahan Berbahaya dan Beracun) – baterai bekas, lampu rusak, obat kedaluwarsa.

- **Sampah residu** – popok sekali pakai, tisu kotor, styrofoam.

Dengan memilah sampah langsung dari rumah, kata Guntur, masyarakat ikut berkontribusi mengurangi pencemaran lingkungan dan memperpanjang usia tempat pembuangan akhir.

"Kita semua ingin Kota Makassar lebih indah, lebih sehat, dan lebih nyaman ditinggali. Itu bisa dimulai dari dapur kita masing-masing," tambahnya.

Kecamatan Ujung Pandang pun menggandeng pengurus RT, RW, serta bank sampah setempat untuk mensosialisasikan gerakan ini secara rutin. Warga yang telah memilah sampah dapat menyetorkan sampah anorganik ke bank sampah untuk ditimbang dan ditukar dengan tabungan.

Sebagai penutup, Guntur mengingatkan slogan yang kini mulai populer di kalangan warga Rappocini:

**"Pilah Sampahta, Jaga Makassarta!"**