Redaksi : Jumat, 10 April 2026 18:30

MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Pemerintah Kota Makassar mempercepat transformasi sektor pariwisata dengan mengusung konsep smart tourism yang mengintegrasikan teknologi, budaya, dan potensi alam dalam satu ekosistem destinasi. Langkah ini diperkuat melalui kolaborasi strategis bersama kalangan akademisi.

Salah satu upaya konkret ditandai dengan kerja sama antara Dinas Pariwisata Kota Makassar dan Direktorat Inovasi, Riset, dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bosowa. Sinergi ini difokuskan untuk memperkuat arah pengembangan pariwisata yang lebih terencana, berbasis riset, dan berkelanjutan.

Pengembangan pariwisata Makassar tidak lagi berjalan sektoral, melainkan diarahkan pada integrasi berbagai potensi unggulan—mulai dari sejarah, budaya, kawasan sungai, pesisir, hingga kekayaan alam—sebagai destinasi yang saling terhubung dan memberikan pengalaman wisata yang utuh.

Ruang lingkup kerja sama mencakup penyusunan kajian strategis kepariwisataan, pendampingan pembangunan berbasis vokasi, penerapan teknologi tepat guna, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan bimbingan teknis.

Transformasi ini juga menempatkan teknologi sebagai tulang punggung pengelolaan destinasi. Konsep smart tourism diterapkan untuk menciptakan layanan wisata yang modern, efisien, dan ramah lingkungan, sekaligus memperkuat pendekatan wisata berbasis budaya dan keberlanjutan lingkungan.

Selain itu, pengembangan turut diarahkan pada pemanfaatan energi terbarukan serta penyediaan fasilitas dasar seperti akses air bersih di kawasan wisata, guna memastikan kenyamanan dan keberlanjutan destinasi.

Secara perencanaan, strategi pengembangan dilakukan secara terintegrasi melalui pendekatan makro, meso, hingga mikro dengan melibatkan sektor transportasi, ekonomi kreatif, lingkungan, dan infrastruktur sebagai satu kesatuan sistem.

Ke depan, Pemkot Makassar menargetkan peningkatan lama tinggal wisatawan (length of stay), memperkaya variasi destinasi, serta membangun ekosistem pariwisata yang adaptif dan berdaya saing tinggi.

Kolaborasi antara pemerintah dan Universitas Bosowa ini diharapkan tidak hanya mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat, baik dari sisi ekonomi, sosial, maupun lingkungan.

Dengan strategi tersebut, Makassar optimistis mampu menjelma sebagai destinasi wisata unggulan yang kompetitif, berkelanjutan, dan relevan dengan perkembangan zaman.