Raih 11 Medali, Luwu Timur Peringkat Empat Besar MTQ Tingkat Provinsi Sulsel
19 April 2026 21:40
Dengan progres yang terus berjalan, rampungnya proyek ini diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat di Dusun Simbonatana dan sekitarnya. Akses yang lebih baik diyakini akan membuka peluang usaha baru, memperlancar distribusi hasil bumi, serta meningkatkan mobilitas warga.
LUTRA, BUKAMATANEWS — Harapan masyarakat Kecamatan Seko untuk menikmati akses jalan yang lebih layak kian mendekati kenyataan. Hal ini terlihat dari progres pembangunan jalan di Dusun Simbonatana, Desa Palandoan, yang ditinjau langsung oleh Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, Sabtu (5/4).

Peninjauan tersebut dilakukan guna memastikan proyek infrastruktur sepanjang 38 kilometer itu berjalan sesuai target waktu dan memenuhi standar teknis yang telah ditetapkan. Dalam kunjungannya, bupati menekankan pentingnya kualitas pembangunan demi ketahanan jalan dalam jangka panjang.
“Tujuan kita memastikan pengerjaan berjalan dengan baik. Kualitas harus sesuai spesifikasi agar bisa bertahan lama,” ujar Andi Rahim didampingi Kepala Dinas PUPR Luwu Utara.
Proyek jalan strategis ini merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dengan dukungan anggaran yang cukup besar pada 2026. Total anggaran mencapai Rp68 miliar, yang bersumber dari APBN sebesar Rp48 miliar dan APBD Provinsi Sulawesi Selatan sebesar Rp20 miliar.
Selama ini, Kecamatan Seko dikenal sebagai salah satu wilayah dengan tantangan geografis yang berat. Keterbatasan infrastruktur jalan menjadi hambatan utama bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat, termasuk tingginya biaya logistik dan terbatasnya distribusi hasil pertanian.
Menurut Andi Rahim, pembangunan jalan ini memiliki dampak strategis yang jauh melampaui sekadar pembangunan fisik. Ia menyebut infrastruktur tersebut sebagai kunci untuk membuka keterisolasian wilayah sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Jalan ini bukan sekadar aspal, tetapi urat nadi ekonomi. Jika akses terbuka, potensi daerah bisa berkembang maksimal dan kemiskinan dapat ditekan,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan atas dukungan anggaran dan perhatian terhadap pembangunan di wilayah terpencil seperti Seko.
Dengan progres yang terus berjalan, rampungnya proyek ini diharapkan mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat di Dusun Simbonatana dan sekitarnya. Akses yang lebih baik diyakini akan membuka peluang usaha baru, memperlancar distribusi hasil bumi, serta meningkatkan mobilitas warga.
Pembangunan jalan tersebut menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat Seko—dari wilayah yang selama ini terisolasi menuju kawasan yang lebih terbuka dan berkembang.