Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Selasa, 31 Maret 2026 10:01

Personel SAR Palu melakukan penyisiran pencarian kapal yang tenggelam di perairan utara Pulau Taliabu, Maluku Utara, Senin 30 Maret 2026 (Foto: Basarnas).
Personel SAR Palu melakukan penyisiran pencarian kapal yang tenggelam di perairan utara Pulau Taliabu, Maluku Utara, Senin 30 Maret 2026 (Foto: Basarnas).

Kapal Tenggelam di Perairan Maluku Utara, 27 ABK Masih dalam Pencarian

Informasi kejadian diterima dari pemilik kapal, Rifani Samatia, pada Senin, 30 Maret 2026 kemarin pukul 10.00 WITA. Lokasi kejadian berada di koordinat 0°27’00’’ LS dan 124°51’00” BT, sekitar 133 nautical mile dari Luwuk dengan radial 76 derajat.

MALUKU UTARA, BUKAMATANEWS - Kantor SAR Palu melaporkan kecelakaan kapal motor Nazila 05 yang tenggelam di perairan utara Pulau Taliabu, Maluku Utara. Sebanyak 27 Anak Buah Kapal (ABK) hingga kini masih dalam pencarian.

Informasi kejadian diterima dari pemilik kapal, Rifani Samatia, pada Senin, 30 Maret 2026 kemarin pukul 10.00 WITA. Lokasi kejadian berada di koordinat 0°27’00’’ LS dan 124°51’00” BT, sekitar 133 nautical mile dari Luwuk dengan radial 76 derajat.

"Berdasarkan kronologi, kapal Nazila 05 berangkat dari Pulau Taliabu menuju Desa Kema, Sulawesi Utara, pada Minggu, 29 Maret 2026, pukul 18.00 WIT. Sekitar pukul 03.30 WIT, nahkoda melaporkan kapal mengalami patah haluan akibat cuaca buruk," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, Selasa, 31 Maret 2026.

Setengah jam kemudian, nahkoda kembali menginformasikan bahwa kapal telah tenggelam. Dan seluruh ABK melakukan evakuasi mandiri menggunakan long boat.

Tim SAR gabungan langsung bergerak melakukan pencarian. Pada pukul 10.15 WITA, KN SAR Bhisma diberangkatkan dari Pelabuhan Lalong, Luwuk, dengan estimasi tiba di lokasi pukul 18.00 WITA.

Hingga pukul 21.00 WITA, kapal tersebut masih melakukan upaya pencarian korban. Selanjutnya, pada pukul 21.05 WITA, RB 216 Gorontalo diberangkatkan dari Pelabuhan Pelindo Gorontalo dan diperkirakan tiba di lokasi pada Selasa, 31 Maret 2026 hari ini.

"Adapun jumlah korban dalam peristiwa ini tercatat sebanyak 27 orang. Dan seluruhnya masih dalam status dalam pencarian," ucapnya.

Unsur SAR yang terlibat dalam operasi ini meliputi kru KN SAR Bhisma, Rescuer Pos SAR Luwuk, serta kru RB 216 Gorontalo. Peralatan yang digunakan antara lain KN SAR Bhisma, perangkat navigasi, komunikasi, serta dukungan Starlink. (*)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Kapal tenggelam di Perairan Maluku Utara #KM Nazila 05 #Kantor SAR Palu