Redaksi : Sabtu, 14 Maret 2026 04:45

LUTRA, BUKAMATANEWS – Pasar rakyat di Kabupaten Luwu Utara bakal bertransformasi. Bukan sekadar tempat jual-beli biasa, pemerintah daerah menargetkan pasar tradisional menjadi pusat ekonomi modern yang bersih, tertata, dan akuntabel.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Optimalisasi dan Peningkatan Pengelolaan Pasar Rakyat yang digelar Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah (DP2KUKM) Kabupaten Luwu Utara, Senin (9/3/2026).

Rakor yang mengusung agenda "Optimalisasi Pengelolaan dan Penguatan Sinergi Antar-Stakeholder" ini dibuka langsung oleh Kepala DP2KUKM, Akram Risa, dan dihadiri jajaran Bidang Sarana dan Pelaku Distribusi.

Dalam arahannya, Akram Risa menegaskan bahwa rakor ini bukanlah forum seremonial biasa. Lebih dari itu, pertemuan tersebut menjadi ruang evaluasi sekaligus perumusan langkah strategis untuk membenahi pasar rakyat dari hulu ke hilir.

"Kita ingin merumuskan langkah-langkah peningkatan dari sisi sarana dan prasarana, ketertiban, kebersihan, sistem distribusi, hingga penguatan koordinasi antara pengelola pasar dan pelaku distribusi," tegas Akram.

Mantan Asisten I Setdav Luwu Utara ini menekankan bahwa pasar rakyat memiliki peran vital dalam menggerakkan ekonomi daerah. Jika dikelola dengan baik, maka dampaknya akan langsung dirasakan oleh pedagang kecil dan masyarakat luas.

Akram menjelaskan, kunci utama transformasi pasar rakyat terletak pada sinergi yang solid antara tiga pilar utama: pemerintah daerah selaku regulator, pengelola pasar sebagai ujung tombak operasional, dan pelaku distribusi yang menjadi denyut nadi perdagangan.

"Dengan sinergi yang terus terbangun, kita optimistis mampu mewujudkan pasar rakyat yang lebih tertata, bersih, serta berdaya saing," ujarnya.

Ia berharap, ikhtiar membenahi pasar rakyat ini tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi, tetapi juga bernilai ibadah dan membawa manfaat nyata.

Diketahui, rakor ini juga menjadi wadah diskusi interaktif untuk membedah berbagai kendala klasik yang selama ini menghantui pasar rakyat. Mulai dari masalah kebersihan, penataan lapak pedagang, hingga kelancaran distribusi barang menjadi topik hangat yang dibahas.

Ke depan, DP2KUKM berkomitmen untuk terus mendorong optimalisasi pengelolaan pasar rakyat sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Luwu Utara.