Setelah NTB, BGN Juga Tutup Ratusan Dapur SPPG di Sulsel
02 April 2026 11:56
BGN telah memerintahkan seluruh SPPG membuat media sosial sebagai sarana komunikasi antara SPPG dan masyarakat, dan wajib mengunggah menu makanan, kadar gizi, serta harga
BUKAMATANEWS - Badan Gizi Nasional (BGN) mewajibkan seluruh mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi untuk mempublikasikan menu program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui media sosial sebagai bagian dari upaya meningkatkan transparansi kepada masyarakat.

Langkah ini bertujuan agar masyarakat dapat mengetahui secara terbuka jenis makanan, kandungan gizi, serta biaya penyediaan makanan yang disalurkan melalui program tersebut.
Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sonny Sonjaya, mengatakan setiap SPPG kini diwajibkan memiliki akun media sosial sebagai sarana komunikasi langsung dengan masyarakat.
“BGN telah memerintahkan seluruh SPPG membuat media sosial sebagai sarana komunikasi antara SPPG dan masyarakat, dan wajib mengunggah menu makanan, kadar gizi, serta harga,” kata Sonny Sonjaya di Bandung, Minggu (8/3/2026).
Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat akuntabilitas program sekaligus memastikan kualitas makanan yang diberikan kepada para penerima manfaat.
Program MBG sendiri menyasar berbagai kelompok rentan, mulai dari ibu hamil, ibu menyusui, bayi, hingga peserta didik di berbagai jenjang pendidikan.
Dengan adanya publikasi menu secara terbuka, masyarakat diharapkan dapat ikut memantau kualitas makanan yang disediakan oleh setiap unit layanan.
Sonny menegaskan masyarakat juga diperbolehkan menyampaikan protes secara langsung apabila menemukan menu makanan yang dianggap tidak layak atau tidak sesuai dengan standar program.
“Apabila tidak sesuai, masyarakat bisa protes. Itu salah satu bentuk transparansi dan akuntabilitas publik,” ujarnya.
Selain itu, masyarakat juga dapat membagikan informasi terkait menu MBG di media sosial, selama bertujuan untuk mendorong perbaikan layanan dan disertai laporan kepada pihak SPPG yang bersangkutan.
“Kalau untuk diviralkan di media sosial tentu ada tujuan tertentu. Jika tujuannya untuk memperbaiki layanan, silakan datang langsung ke SPPG dan minta dilakukan perbaikan. Namun jika ingin memviralkan, itu kembali kepada niat masing-masing dan kami tidak bisa melarang,” kata Sonny.
BGN berharap keterbukaan informasi melalui media sosial ini dapat meningkatkan kepercayaan publik sekaligus memastikan program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan.
02 April 2026 11:56
02 April 2026 09:30
02 April 2026 09:30
02 April 2026 11:10
02 April 2026 11:04
02 April 2026 11:25
02 April 2026 11:56