MAKASSAR, BUKAMATANEWS – Sebuah keinginan sederhana menjadi kenangan terakhir yang menyayat hati bagi keluarga Bripda Dirja Pratama (19). Sebelum tewas dianiaya seniornya di asrama kepolisian Makassar, personel Dit Samapta Polda Sulsel ini sempat menelepon ibunya di Pinrang, meminta dibuatkan seporsi Itik Palekko—makanan khas kampung halamannya.
Permintaan tersebut disampaikan Bripda Dirja saat menelepon ibunya yang berada di Pinrang. Ibunya pun menyanggupi keinginan anaknya dan berniat mengantarkannya langsung ke Makassar
Saking sayangnya, sang ibu langsung memasak dan berangkat menuju Makassar pada Minggu (22/2) pagi untuk mengantarkan masakan tersebut. Namun, maut menjemput lebih cepat. Di tengah perjalanan, kabar duka memutus harapan pertemuan itu.
"Kami sudah siap mengantar itik palekko ke Makassar. Tapi sekitar jam 7 atau 8 pagi, kami dikabarkan dia sudah meninggal," ungkap ayah korban, Aipda Muhammad Jabir, dengan nada tegar namun penuh duka.
TAG
BERITA TERKAIT
-
Kapolres Jeneponto Dampingi Kapolda Sulsel Tinjau Pos Pam Terpadu, Antisipasi Padatnya Arus Mudik
-
Dugaan Pemerasan Mantan Kasat Reskrim Polres Selayar Diambil Alih Polda Sulsel
-
Aniaya Junior Hingga Tewas, Bripda Pirman Dipecat Tidak Hormat
-
Ramadan Leadership Camp Pemprov Sulsel Hadirkan Kasubdit Ditreskrimsus Polda Sulsel, Bahas Peran Polri Dukung Tata Kelola Bersih
-
Polda Sulsel Tetapkan Senior Korban Sebagai Tersangka dalam Kasus Kematian Bripda Dirja Pratama