Dewi Yuliani
Dewi Yuliani

Jumat, 20 Februari 2026 17:53

Pemerintah Kabupaten Maros menggelar refleksi satu tahun kepemimpinan Chaidir Syam - Muetazim Mansyur sebagai Bupati dan Wakil Bupati Maros, yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna, Jumat, 20 Februari 2026.
Pemerintah Kabupaten Maros menggelar refleksi satu tahun kepemimpinan Chaidir Syam - Muetazim Mansyur sebagai Bupati dan Wakil Bupati Maros, yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna, Jumat, 20 Februari 2026.

Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan, Chaidir Syam - Muetazim Mansyur Paparkan Realisasi Program Prioritas

Refleksi satu tahun ini menjadi momentum evaluasi untuk memastikan bahwa setiap kebijakan benar-benar berdampak, sehingga Maros semakin sejuk, erat, dan bermanfaat bagi seluruh rakyatnya.

MAROS, BUKAMATANEWS - Pemerintah Kabupaten Maros menggelar refleksi satu tahun kepemimpinan Chaidir Syam - Muetazim Mansyur sebagai Bupati dan Wakil Bupati Maros, yang dilaksanakan di Gedung Serbaguna, Jumat, 20 Februari 2026. Kegiatan ini dirangkaikan dengan buka puasa bersama, dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) hingga tokoh masyarakat.

Chaidir Syam mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kehadirannya semua stakeholder dan turut membantu selama setahun.

"Tanpa forkopimda, Kepala OPD, Camat/Lurah/Kepala Desa, PKK, Tokoh pemuda/Masyarakat/Agama, kami berdua tidak bisa melakukan program atau visi misi dari kami berdua," kata Chaidir Syam.

Dalam kesempatan tersebut, Chaidir Syam memaparkan sejumlah program yang telah dilaksanakan. Mulai dari bantuan pendidikan untuk puluhan ribu pelajar, penurunan kasus stunting, hingga mendapatkan penghargaan nasional atas capaian kinerja daerah. Program-program tersebut menjadi bagian dari komitmen 100 hari kerja yang kemudian berlanjut hingga satu tahun pemerintahan.

"Pencapaian kinerja ini tidak lain atas kinerja dari aparat perangkat daerah yang mau bekerja sama melalui konsolidasi internal, penataan kembali Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), hingga penyelesaian sejumlah proyek strategis yang sempat tertunda," ujarnya.

Di sektor pendidikan, Pemerintah Kabupaten Maros menyalurkan bantuan pendidikan melalui kolaborasi dengan Baznas kepada ribuan siswa dari keluarga kurang mampu. Program ini diharapkan mampu menekan angka putus sekolah sekaligus meningkatkan motivasi belajar peserta didik di berbagai kecamatan.

Di bidang kesehatan, lanjutnya, upaya percepatan penanganan stunting menunjukkan hasil signifikan. Intervensi gizi, peningkatan layanan posyandu, serta edukasi kepada orang tua menjadi langkah konkret yang dilakukan.

"Penurunan angka stunting sebagai hasil kerja kolaboratif lintas sektor," imbuhnya.

Selain itu, operasionalisasi fasilitas kesehatan seperti Rumah Sakit Camba turut menjadi perhatian. Penyelesaian sarana dan prasarana dilakukan secara bertahap agar pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah terpencil dapat lebih optimal dan merata.

Bupati Maros, Chaidir Syam, dalam refleksi satu tahun kepemimpinannya menyampaikan bahwa capaian ini adalah hasil kerja bersama. Ia menegaskan bahwa pemerintahannya berkomitmen menghadirkan kebijakan yang lebih dekat dan dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Sementara itu, Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program.

Memasuki tahun kedua, pihaknya menargetkan penguatan sektor ekonomi kerakyatan, pemberdayaan UMKM, serta pembangunan infrastruktur berbasis kebutuhan masyarakat.

"Refleksi satu tahun ini menjadi momentum evaluasi untuk memastikan bahwa setiap kebijakan benar-benar berdampak, sehingga Maros semakin sejuk, erat, dan bermanfaat bagi seluruh rakyatnya," tuturnya. (*)

Penulis: Muh Raihan Rahman

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Pemkab Maros #Chaidir Syam #Muetazim Mansyur