Redaksi
Redaksi

Sabtu, 07 Februari 2026 12:23

Komisi V DPR RI Dukung Penataan Kanal dan Trotoar di Makassar

Komisi V DPR RI Dukung Penataan Kanal dan Trotoar di Makassar

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyambut baik dukungan tersebut dan menilai kolaborasi pusat dan daerah penting untuk menangani persoalan perkotaan lintas kewenangan, termasuk kebersihan kanal, penataan aliran sungai, dan kawasan trotoar.

MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Komisi V DPR RI bersama Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang menyatakan dukungan terhadap program penataan kanal, trotoar, dan kawasan pinggiran sungai yang digagas Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin.

Dukungan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi di Kantor Balai Kota Makassar, Jumat (6/2/2026), yang dihadiri Anggota Komisi V DPR RI Hamka B. Kady, Kepala BBWS Pompengan Jeneberang Heriantono Waluyadi, serta perwakilan Balai Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum.

Hamka B. Kady menegaskan, penataan kanal tidak hanya bertujuan meningkatkan fungsi pengendalian banjir, tetapi juga memperbaiki estetika kota dan kenyamanan masyarakat. Menurutnya, program tersebut sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto terkait penataan infrastruktur perkotaan dan kebersihan lingkungan.

“Kami mendukung penuh penataan kanal dan kawasan perkotaan di Makassar, baik dari sisi fungsi teknis maupun estetika kota,” ujar Hamka.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin menyambut baik dukungan tersebut dan menilai kolaborasi pusat dan daerah penting untuk menangani persoalan perkotaan lintas kewenangan, termasuk kebersihan kanal, penataan aliran sungai, dan kawasan trotoar.

“Kami membutuhkan sinergi lintas sektor agar penataan kota berjalan terarah dan terintegrasi,” kata Munafri.

Selain penataan kanal, rapat juga membahas penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) di atas trotoar guna melindungi hak pejalan kaki serta optimalisasi fungsi ruang publik.

Sementara itu, Kepala BBWS Pompengan Jeneberang Heriantono Waluyadi memastikan pihaknya terus memperkuat koordinasi dengan Pemkot Makassar dalam pemeliharaan dan pembersihan kanal hingga 2026, termasuk pengoperasian pintu air dan pompa pengendali banjir.

Ia menegaskan, kanal yang terjaga kebersihannya akan berfungsi optimal sebagai sistem drainase dan mampu mengurangi risiko genangan saat musim hujan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Pemkot Makassar