BONE, BUKAMATANEWS - Dua pemuda di Kabupaten Bone, NS (24 tahun) dan AL (28 tahun), harus berurusan dengan polisi. Keduanya dilaporkan melakukan penganiayaan terhadap Rusdiawan (44 tahun), seorang Aparatur Sipil Negara (ASN).
Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi pada Rabu, 14 Januari 2026, sekitar pukul 06.20 WITA, di Jalan Gunung Kelabat, Kelurahan Watampone, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone. Kejadian bermula saat korban mengendarai sepeda motor beriringan dengan para pelaku. Namun, kedua pelaku mengendarai sepeda motor secara ugal-ugalan hingga nyaris terjadi tabrakan.
"Korban sempat menegur para pelaku, namun teguran tersebut tidak diterima dengan baik. Terjadi adu mulut di jalan yang berujung pada tindakan penganiayaan," ungkap Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Alvin Aji Kurniawan, Kamis, 15 Januari 2026.
Dalam insiden tersebut, korban dianiaya dengan cara dipukul menggunakan kunci motor dan kepalan tangan oleh kedua pelaku. Akibat penganiayaan itu, korban mengalami luka robek pada pipi kanan, lebam dan kemerahan pada mata kiri, serta luka gores pada bibir bagian atas dan bawah.
"Korban sempat mendapatkan perawatan medis sebelum akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bone," ujar AKP Alvin.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Resmob Satreskrim Polres Bone langsung melakukan penyelidikan hingga berhasil mengamankan kedua terduga pelaku. Penangkapan dipimpin langsung Kanit Resmob Satreskrim Polres Bone, Aiptu Tahir, pada Kamis dini hari, 15 Januari 2026, di Jalan Rusa, Kelurahan Bukaka, Tanete Riattang.
"Saat ini kedua pelaku telah diamankan di Polres Bone untuk menjalani proses hukum lebih lanjut," tegas AKP Alvin.
Pihak kepolisian menegaskan, akan menindak tegas segala bentuk tindak pidana kekerasan yang dapat mengganggu ketertiban dan rasa aman masyarakat. (*)
BERITA TERKAIT
-
Dugaan Aniaya Staf, Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong Dipanggil BK
-
Ketua DPRD Bone Terlapor Kasus Penganiayaan, Beda Versi Keterangan Saksi dan Korban
-
Operator Alat Berat di Bone Tewas Tertimbun Longsoran Batu dan Tanah Saat Lakukan Pengerukan
-
Ketua DPRD Bone Dilaporkan ke Polisi, Dugaan Penganiayaan terhadap Staf Berawal dari Persoalan Sisa Konsumsi
-
Pemerintah Pastikan Proses Hukum Kasus Dugaan Kekerasan Perempuan di Cirebon Berjalan Profesional