Redaksi
Redaksi

Sabtu, 10 Januari 2026 20:57

Puruhita Islamic School Resmi Diluncurkan, Transformasi Pesantren Menuju Pendidikan Modern

Puruhita Islamic School Resmi Diluncurkan, Transformasi Pesantren Menuju Pendidikan Modern

Puruhita Islamic School resmi diluncurkan di Gowa sebagai transformasi Pesantren Cendekia Puruhita menuju pendidikan Islam modern, holistik, dan berdaya saing global.

GOWA, BUKAMATANEWS — Yayasan Pendidikan Pesantren Moderen Cendekia Puruhita secara resmi meluncurkan branding baru dengan nama Puruhita Islamic School sebagai bagian dari transformasi lembaga dalam menjawab tantangan pendidikan modern tanpa meninggalkan akar nilai keislaman.

Peluncuran branding tersebut digelar di halaman sekolah, Jalan HM Yasin Limpo, Kabupaten Gowa, Sabtu (10/1/2026). Momentum ini menandai babak baru perjalanan lembaga pendidikan yang telah berdiri sejak 1973 dan melahirkan ribuan alumni.

Ketua Yayasan Pendidikan Pesantren Moderen Cendekia Puruhita, Kadir Halid, mengatakan perubahan branding ini merupakan langkah strategis agar pesantren tetap relevan, adaptif, dan mampu memberikan layanan pendidikan sesuai kebutuhan zaman.

“Pesantren ini telah berdiri sejak 1973, hampir 52 tahun mengabdi dan melahirkan ribuan alumni. Branding baru ini adalah ikhtiar penguatan kualitas serta kesiapan lembaga menghadapi tantangan pendidikan yang semakin kompleks,” ujar Kadir Halid.

Ia menegaskan, fondasi pesantren yang dibangun oleh GUPPI sejak awal pendirian tetap menjadi bagian penting dari identitas lembaga. Menurutnya, perubahan nama bukan untuk meninggalkan sejarah, melainkan memperkuat pijakan dan memperluas kontribusi pesantren secara lebih modern dan relevan.

Dalam pengembangannya, Puruhita Islamic School berkomitmen menghadirkan pendidikan holistik yang tidak hanya berfokus pada capaian akademik, tetapi juga pembinaan spiritual, moral, dan sosial peserta didik. Yayasan juga terus melakukan penguatan sarana dan prasarana, termasuk pembangunan gedung sekolah baru setinggi tiga lantai.

Dari sisi akademik, Puruhita Islamic School menerapkan kurikulum komprehensif yang mengintegrasikan kurikulum diniyah dan kurikulum nasional, sebagai upaya membentuk generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.

Saat ini, Puruhita Islamic School menyelenggarakan layanan pendidikan multi-jenjang, mulai dari Raudhatul Athfal (RA), Sekolah Dasar Islam, Madrasah Tsanawiyah, Madrasah Aliyah, Sekolah Menengah Pertama, hingga Sekolah Menengah Atas, yang berada di bawah naungan Kementerian Agama dan Kementerian Pendidikan.

Kadir Halid menegaskan bahwa peluncuran branding ini menjadi tonggak sejarah baru bagi lembaga dalam menyiapkan generasi masa depan.

“Hari ini bukan sekadar penggantian nama, tetapi tonggak sejarah baru dalam melahirkan generasi pemimpin masa depan yang cerdas dan berakhlak mulia,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina Yayasan, Nurdin Halid, menyampaikan bahwa peluncuran Puruhita Islamic School merupakan langkah awal menuju pengembangan pesantren bertaraf internasional. Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kecerdasan emosional.

“Ilmu yang tinggi harus berjalan seiring dengan pembentukan karakter dan kecerdasan emosional. Ini menjadi kunci keberhasilan pendidikan,” ujar Nurdin Halid.

Selain peluncuran branding, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan peresmian sejumlah fasilitas penunjang, di antaranya Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) serta lapangan tenis. Dapur MBG saat ini telah memasuki tahap uji coba dan ditargetkan dapat melayani sekitar 2.500 siswa di lingkungan pesantren.

Melalui peluncuran Puruhita Islamic School, yayasan berharap dapat semakin memperkuat kepercayaan masyarakat serta menghadirkan layanan pendidikan Islam yang unggul, modern, dan tetap berakar kuat pada nilai-nilai keislaman.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.