APCAT Summit, Hasanuddin CONTACT Dorong Program Pengendalian Tembakau di Kota Makassar
31 Januari 2026 15:51
PSM Makassar mencetak comeback spektakuler usai tertinggal 0–3 dan berhasil mengalahkan Persis Solo 4–3 di Stadion Manahan. Laga penuh drama ini menampilkan gol-gol penting, perubahan momentum cepat, serta evaluasi bagi kedua tim
SOLO, BUKAMATANEWS — Laga Persis Solo kontra PSM Makassar di Stadion Manahan, Sabtu (29/11/2025), berubah menjadi salah satu pertandingan paling dramatis musim ini. PSM yang tertinggal 0–3 mampu bangkit dan menuntaskan kemenangan 4–3 di menit akhir.
Awal laga berjalan sesuai rencana Persis. Pada menit ke-9, Xandro Schenk membuka keunggulan tuan rumah lewat sepakan jarak dekat memanfaatkan kemelut di depan gawang PSM.
Persis semakin percaya diri memasuki babak kedua. Gervane Kastaneer menggandakan keunggulan menjadi 2–0 pada menit ke-60 melalui serangan balik cepat.
Pada menit ke-65, Juku Eja memperkecil ketertinggalan lewat penalti Yuran Fernandes menyusul pelanggaran terhadap Alex Tanque.
PSM tampil dengan mental baja. PSM makin agresif dan berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2–2 lewat sepakan Savio Roberto pada menit ke-72.
Tekanan PSM makin berat ketika Kastaneer mencetak gol keduanya pada menit ke-79, membuat skor menjadi 3–2 setelah sempat disamakan.
Saat Persis kembali unggul 3–2 lewat gol kedua Kastaneer di menit ke-79, PSM langsung merespons cepat. Dua menit berselang, Daisuke Sakai mencetak gol setelah memanfaatkan kemelut dan membuat skor kembali imbang 3–3.
Puncak drama terjadi di penghujung laga. Pada masa injury time menit ke-90, Alex Tanque muncul sebagai penentu. Sundulan tajamnya dari situasi sepak pojok memastikan PSM memutar balik keadaan dan menang 4–3.
Kemenangan ini menjadi bukti konsistensi serangan PSM sepanjang babak kedua. Variasi skema gol — penalti, open play, hingga bola mati — menunjukkan efektivitas tim memanfaatkan celah pertahanan Persis. Mental dan stamina Juku Eja juga menjadi kunci karena mereka tetap agresif hingga menit terakhir.
Di sisi lain, Persis harus membayar mahal lemahnya konsentrasi di lini belakang. Meski tiga kali unggul, mereka gagal menjaga keunggulan dan kerap kecolongan dalam situasi bola mati serta tekanan beruntun dari lini depan PSM.
Hasil ini memberi dorongan besar bagi PSM untuk bersaing di papan klasemen, sementara Persis perlu evaluasi serius agar tidak kembali kehilangan poin dari situasi yang sebenarnya bisa dikendalikan.
Laga panas di Manahan ini menegaskan satu hal: sepak bola tak pernah selesai sebelum peluit terakhir dibunyikan. PSM pulang membawa tiga poin dan salah satu comeback paling spektakuler musim ini. PSM juga berhasil mengukuhkan posisinya di urutanke 8 papan klasemen.
31 Januari 2026 15:51
31 Januari 2026 14:30
31 Januari 2026 14:21
31 Januari 2026 14:13
31 Januari 2026 08:38
31 Januari 2026 08:47
31 Januari 2026 11:46
31 Januari 2026 12:32
31 Januari 2026 14:13