Redaksi
Redaksi

Kamis, 20 November 2025 11:33

Duel Dua Predator: Kamara vs Blanco Panaskan Laga PSM vs PSBS Biak

Duel Dua Predator: Kamara vs Blanco Panaskan Laga PSM vs PSBS Biak

PSM musim ini menjadikan Abu Kamara sebagai pusat gravitasi serangan. Dari tujuh laga, ia sudah mencatat 3 gol dan 1 assist, namun angka itu hanya

MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Laga Pekan 13 Super League 2025/2026 antara PSM Makassar dan PSBS Biak di Stadion BJ Habibie, Parepare, Jumat (21/11/2025) pukul 16.30 Wita, tidak hanya menjanjikan tensi panas khas duel tim Indonesia Timur. Pertandingan ini juga berubah menjadi panggung utama dua penyerang yang tengah naik daun—Abu Razard Kamara dan Ruyery Blanco.

Bukan sekadar duel biasa. Ini adalah pertemuan dua gaya bermain berbeda, dua mesin gol dari dua benua, yang sama-sama memikul harapan timnya.

Abu Kamara: Mesin Tenaga dan Ketepatan ala Liberia

PSM musim ini menjadikan Abu Kamara sebagai pusat gravitasi serangan. Dari tujuh laga, ia sudah mencatat 3 gol dan 1 assist, namun angka itu hanya separuh cerita.

Kamara adalah tipikal striker yang memadukan kekuatan fisik, daya ledak di ruang sempit, dan ketenangan di depan gawang. Gol terbarunya saat PSM mengalahkan Dewa United 1-0 (9/11/2025) menunjukkan kecerdasannya: bergerak dari second line, membaca cut-back Jacques Medina, lalu menyontek bola melewati Sonny Stevens.

Sebuah gol yang memperlihatkan bahwa Kamara bukan hanya kuat, tetapi juga berpikir cepat dan klinis.

Ruyery Blanco: Agresivitas Kolombia yang Tak Mau Mati

Jika Kamara adalah kekuatan, maka Blanco adalah intensitas.

Penyerang Kolombia milik PSBS Biak itu tampil konsisten dengan 3 gol dan 1 assist dari sembilan laga—angka yang menggambarkan betapa sentralnya ia dalam skema tim. Determinasi ala Amerika Latin terlihat jelas: agresif, cepat, dan berani mengambil risiko.

Golnya ke gawang Persita Tangerang (9/11/2025) mungkin salah satu yang terbaik musim ini. Mengontrol crossing Arjuna Agung dalam kawalan ketat, memutar badan, dan melepaskan tembakan kaki kiri ke pojok gawang—sebuah penyelesaian yang menunjukkan kelas dan insting pembunuh.

Pengamat sepak bola Assegaf Razak menekankan bahwa laga ini tidak bisa hanya dilihat sebagai pertarungan dua striker.

“Striker itu butuh suplai bola. Kamara dan Blanco sama-sama bagus, tapi gol lahir dari servis gelandang dan pemain sayap,” ujarnya kepada Tribun, Selasa (18/11/2025).

Artinya, duel ini juga akan memperlihatkan bagaimana PSM dan PSBS membangun ritme, mengalirkan bola, dan membuka ruang untuk dua predator mereka.

Dengan dua penyerang yang sama-sama on-fire, laga PSM vs PSBS Biak berpotensi menghadirkan cerita besar: apakah kekuatan eksplosif Kamara atau agresivitas tajam Blanco yang akan lebih menentukan?

Satu hal pasti—stadion di Parepare berpeluang menjadi saksi lahirnya salah satu duel paling menarik di putaran pertama liga.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#psm makakssar