MAROS, BUKAMATANEWS - Pemerintah Kabupaten Maros mengalokasikan anggaran sebesar Rp44 miliar untuk pembayaran gaji 4.862 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Pengumuman ini disampaikan Sekretaris Daerah Maros, Andi Davied Syamsuddin, kemarin.
Meski jumlah peserta yang dinyatakan lolos mencapai 4.862 orang, proses validasi dan perhitungan masih disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. "Tenaga PPPK paruh waktu tetap akan mendapatkan penghasilan sesuai kemampuan keuangan daerah," tegas Davied.
Sekda mengungkapkan beberapa kendala yang dihadapi:
Petunjuk teknis penggajian PPPK paruh waktu belum diterima pemerintah daerah
Terdapat peserta yang mengundurkan diri setelah dinyatakan lolos
Beberapa kepala desa memilih mundur dari program PPPK
Bupati Maros AS Chaidir Syam menegaskan tidak akan ada perubahan besaran gaji PPPK paruh waktu hingga akhir 2025. "Untuk sementara jumlah gajinya tetap sama, tidak ada perubahan sampai akhir tahun ini," jelas Chaidir.
Besaran gaji yang diterima PPPK paruh waktu akan menyesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah, mencerminkan komitmen pemerintah dalam menjaga keseimbangan fiskal sembari memenuhi kewajiban terhadap tenaga kerja non-ASN.
BERITA TERKAIT
-
Pemkab Maros Mulai Genjot Proyek Jalan, Ruas Kuri Caddi Senilai Rp1,18 Miliar Siap Dikerjakan
-
Bupati Maros Lepas 20 Siswa ke Sekolah Rakyat Sulsel, Harap Lahir Generasi Cerdas dan Mandiri
-
Gubernur Sulsel Ground Breaking Pelebaran Jembatan Sungai Maros A, Perkuat Konektivitas Jalur Trans Sulawesi
-
ASN Pelosok Maros Mulai Tercemar Narkoba, Bupati Chaidir Syam: Terbukti, Langsung Pecat!
-
Bupati Maros Perkuat Sinergi dengan LDII, Fokus Bangun SDM Religius dan Berkarakter