Redaksi
Redaksi

Jumat, 07 November 2025 17:41

Diskop-UKM Makassar Perkuat Ekosistem Bisnis Kreatif Lewat Celebes All Show 2025

Diskop-UKM Makassar Perkuat Ekosistem Bisnis Kreatif Lewat Celebes All Show 2025

Kegiatan ini sekaligus menegaskan posisi Makassar sebagai pusat inovasi, teknologi, dan ekonomi kreatif di Kawasan Indonesia Timur, serta sebagai kota yang siap menjadi tuan rumah event industri berskala lebih besar di masa mendatang.

MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop-UKM) Kota Makassar kembali menunjukkan perannya sebagai penggerak utama dalam membangun ekosistem UMKM yang adaptif dan kompetitif. Hal ini ditegaskan melalui keterlibatan aktif dalam pembukaan Celebes All Show 2025, sebuah pameran digital printing dan festival inovasi yang digelar di Kawasan Monumen Mandala, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Jumat (7/11/2025).

Kepala Diskop-UKM Kota Makassar, Arlin Ariesta, S.STP., M.Si, membuka secara resmi kegiatan tersebut, didampingi Ketua DPD Dekrafmi Sulsel Zulkifli Thahir dan Ketua Panitia Pelaksana Wahyuda.

Motor Penggerak Kolaborasi dan Adaptasi UMKM

Dalam sambutannya, Arlin menegaskan bahwa Diskop-UKM tidak hanya menjadi regulator, tetapi juga fasilitator dan akselerator bagi pertumbuhan UMKM, terutama yang bergerak di sektor kreatif dan digital.

“UMKM harus mampu mengikuti perubahan teknologi. Di era sekarang, kolaborasi jauh lebih penting daripada kompetisi. Kita ingin pelaku UKM Makassar maju bersama, bukan berjalan sendiri,” tegas Arlin.

Celebes All Show 2025 disebutnya sebagai platform strategis yang mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, komunitas kreatif, dan masyarakat umum dalam satu ruang inovasi.

Arlin juga menyoroti rendahnya pemahaman pelaku usaha terkait mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Pemerintah, termasuk proses pendaftaran pada e-katalog. Karena itu, Diskop-UKM menyiapkan berbagai pelatihan dan pendampingan agar UMKM lokal dapat memanfaatkan peluang besar dalam sistem pengadaan tersebut.

“Banyak UMKM belum tahu caranya. Peluangnya besar, dan kami siap membuka ruang pelatihan serta diskusi agar pelaku usaha Makassar bisa masuk ke e-katalog,” ujarnya.

Inkubator Bisnis: Mesin Pembentuk Pelaku Usaha Tangguh

Diskop-UKM Makassar juga telah meluncurkan inkubator bisnis dan inkubator UMKM sebagai wadah pengembangan kreativitas, inovasi, dan jaringan pelaku usaha muda hingga profesional.

Program pelatihan yang ditawarkan pun beragam, mulai dari barista, sablon, printing digital, hingga keterampilan teknis yang sedang tren.

Langkah ini dinilai penting untuk mencetak pelaku usaha yang siap bersaing, baik di level lokal maupun nasional.

Event Besar Sebagai Pendorong Ekonomi Kota

Arlin menegaskan bahwa Pemkot Makassar, melalui Diskop-UKM, terus menciptakan momentum ekonomi melalui penyelenggaraan event-event skala besar.

“Kalau kita datangkan ribuan orang ke satu lokasi, maka seluruh sektor ikut bergerak—hotel, restoran, transportasi, dan tentunya UMKM. Inilah multiplier effect yang mendorong ekonomi daerah,” jelasnya.

Ajak Komunitas dan Pelaku Usaha Turut Berinovasi

Diskop-UKM juga membuka pintu seluas-luasnya bagi komunitas dan pelaku UMKM yang ingin mengusulkan program atau kegiatan kreatif yang mampu meningkatkan produktivitas masyarakat.

Usulan dapat disampaikan melalui forum diskusi bersama ataupun lewat jalur aspirasi DPRD.

Makassar Menuju Pusat Inovasi Kawasan Timur Indonesia

Di akhir sambutannya, Arlin menyampaikan harapan agar Celebes All Show 2025 tidak hanya sukses penyelenggaraan, tetapi juga berdampak nyata pada pelaku UMKM Makassar.

Kegiatan ini sekaligus menegaskan posisi Makassar sebagai pusat inovasi, teknologi, dan ekonomi kreatif di Kawasan Indonesia Timur, serta sebagai kota yang siap menjadi tuan rumah event industri berskala lebih besar di masa mendatang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Diskop dan UMKM

Berita Populer