Redaksi
Redaksi

Jumat, 07 November 2025 14:50

Diskop-UKM Makassar Buka Ruang Diskusi dan Pelatihan Bagi Pelaku Usaha

Diskop-UKM Makassar Buka Ruang Diskusi dan Pelatihan Bagi Pelaku Usaha

Arlin menjelaskan bahwa Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar saat ini telah memiliki inkubator bisnis dan inkubator UMKM yang berperan untuk membantu para pelaku usaha dalam mengembangkan potensi, inovasi, serta jaringan bisnisnya.

MAKASSAR, BUKAMATANEWS - Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop-UKM), terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Hal tersebut tercermin dalam pembukaan kegiatan Celebes All Show 2025, yang menampilkan pameran digital printing dan festival inovasi, berlangsung di Kawasan Monumen Mandala, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Jumat (7/11/2025).

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar, Arlin Ariesta, S.STP., M.Si, didampingi Ketua DPD Dekrafmi Sulsel, Zulkifli Thahir, dan Ketua Panitia Pelaksana, Wahyuda.

Dalam sambutannya, Arlin menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem bisnis yang lebih kreatif, inovatif, dan berdaya saing.

“Kita ingin mendorong agar pelaku UKM, khususnya di bidang digital printing dan ekonomi kreatif, bisa beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Kolaborasi jauh lebih penting daripada kompetisi. Bisnis tidak akan maju kalau berjalan sendiri,” ujar Arlin dalam sambutannya.

Ia menambahkan, banyak pelaku usaha yang belum memahami secara mendalam mekanisme Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Pemerintah, khususnya dalam hal pendaftaran melalui katalog elektronik atau e-katalog.

Karena itu, Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar, membuka ruang diskusi dan pelatihan bagi para Pelaku Usaha agar bisa lebih memahami proses tersebut.

“Teman-teman Pelaku Usaha masih banyak yang belum mengetahui, bagaimana cara masuk ke sistem pengadaan Pemerintah. Padahal peluangnya sangat besar. Kami siap memfasilitasi melalui pelatihan dan pendampingan, agar UMKM lokal bisa ikut berpartisipasi,” paparnya.

Lebih lanjut, Arlin menjelaskan bahwa Dinas Koperasi dan UKM Kota Makassar saat ini telah memiliki inkubator bisnis dan inkubator UMKM yang berperan untuk membantu para pelaku usaha dalam mengembangkan potensi, inovasi, serta jaringan bisnisnya.

Program ini juga membuka pelatihan-pelatihan praktis seperti barista, sablon kaos, cetak digital, dan berbagai keterampilan lainnya yang dapat meningkatkan daya saing masyarakat.

Selain mendorong inovasi, Pemerintah juga fokus menciptakan momentum ekonomi melalui penyelenggaraan event-event berskala besar di Makassar.

“Bapak Wali Kota dan Ibu Wakil Wali Kota sangat mendukung kegiatan seperti ini. Ketika kita buat acara besar dan mendatangkan ribuan orang, maka hotel, restoran, transportasi, dan UMKM semua ikut bergerak. Inilah yang akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” jelas Arlin.

Ia juga mengajak seluruh pelaku usaha dan komunitas untuk berperan aktif dalam mengusulkan kegiatan yang dapat meningkatkan kreativitas dan produktivitas masyarakat, baik melalui forum-forum diskusi maupun jalur aspirasi DPRD.

Menutup sambutannya, Arlin berharap agar seluruh rangkaian kegiatan Celebes All Show 2025, dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat nyata bagi Masyarakat Kota Makassar.

“Gunakan momentum ini sebagai ajang untuk bertukar ilmu, membangun jaringan profesional, serta memperkuat kualitas dan daya saing produk dan jasa kita,” pungkasnya.

Kegiatan Celebes All Show 2025, menjadi bukti bahwa Kota Makassar siap menjadi pusat aktivitas inovasi dan teknologi di Kawasan Indonesia Timur, serta menjadi tuan rumah bagi berbagai event industri berskala Nasional maupun Regional.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Diskop dan UMKM