PAREPARE, BUKAMATANEWS - Laga pekan ke-11 Super League musim 2025/2026 diprediksi bakal berlangsung panas dan penuh emosi. PSM Makassar akan menjamu Madura United di Stadion Gelora B. J. Habibie, Parepare, Minggu (2/11/2025) sore. Namun, sorotan utama bukan hanya pada pertarungan dua tim yang sedang berjuang keluar dari papan bawah, melainkan pada sosok Joao Pereira Albertine atau Balotelli — striker Madura United yang akan berhadapan dengan mantan klubnya.
Bagi Balotelli, Parepare bukan sekadar tempat bertanding. Di kota inilah perjalanan kariernya di sepak bola Indonesia dimulai. Kini, ia kembali dengan seragam berbeda dan misi yang berlawanan: menjatuhkan tim yang dulu membesarkan namanya.
“Pertandingan ini spesial buat saya. PSM membuka jalan karier saya di Indonesia, tapi sekarang saya datang untuk membantu Madura United menang. Kami ingin tiga poin,” ujar pemain asal Guinea-Bissau itu dengan nada tegas.
Meski dihantui kenangan masa lalu, Balotelli berjanji tetap profesional. Ia bahkan menegaskan tak akan melakukan selebrasi bila berhasil menjebol gawang PSM — bentuk penghormatan kepada mantan klub dan para suporter yang dulu mendukungnya.
Secara performa, baik PSM maupun Madura United tengah berusaha bangkit dari periode sulit.
Madura United baru saja tumbang 0–1 dari Persija Jakarta di kandang sendiri (24/10), memperpanjang puasa kemenangan mereka di Pulau Garam.
Di sisi lain, PSM juga belum menunjukkan stabilitas permainan. Dari tiga laga terakhir, tim berjuluk Juku Eja hanya meraih dua poin — hasil imbang melawan PSIM Yogyakarta dan Persik Kediri, serta kekalahan dari Arema FC.
Namun, semangat baru mulai tumbuh di kubu tuan rumah sejak kedatangan pelatih asal Republik Ceko, Tomas Trucha. Dengan filosofi permainan agresif dan dominasi bola, Trucha berupaya mengembalikan karakter PSM sebagai tim yang berani menyerang.
“Saya tidak suka menunggu. Saya ingin pemain aktif, mengontrol bola, dan agresif. Semakin banyak kami menguasai bola, semakin kecil peluang lawan mengancam,” tegas Trucha dalam konferensi pers perdananya.
Pendekatan itu diharapkan bisa menghidupkan kembali gairah permainan PSM yang kini terdampar di peringkat ke-14 klasemen dengan 7 poin. Madura United sedikit lebih baik di posisi ke-12 dengan 8 poin — hanya terpaut satu angka dari tim tuan rumah.
Selain menjadi duel taktik antara Tomas Trucha dan Angel Alfredo Vera, laga ini juga akan menjadi ajang pembuktian lini depan kedua tim. Balotelli masih mencari gol pertamanya musim ini, sementara PSM berharap ketajaman striker mereka segera kembali setelah tumpul di beberapa laga terakhir.
Pertandingan ini bukan sekadar soal tiga poin, tetapi juga tentang harga diri dan momentum. Bagi PSM, ini kesempatan untuk menunjukkan identitas baru di bawah pelatih anyar. Bagi Balotelli, ini adalah babak reuni — di mana rasa rindu harus kalah oleh profesionalitas.
BERITA TERKAIT
-
Minim Menit Bermain, Dua Pemain Muda PSM Hijrah Sementara ke Persipal
-
Kalah 0-1 dari Malut United, PSM Tertahan di Peringkat 7 di Super League
-
23 Pemain Siap Bertarung: PSM Makassar Targetkan Balas Dendam Kontra Bajul Ijo
-
Duel Kontras Nasib: Persebaya Paceklik, PSM On Fire di Tangan Tomas Trucha
-
PSM Makassar Siap Tantang Persis Solo di Manahan: Trucha Lakukan Rotasi, Abu Kamara Starter