BK Dalami Dugaan Pelanggaran Kode Etik Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong
Mosi tidak percaya ini menjadi sorotan publik karena melibatkan mayoritas anggota dewan. Publik pun menanti langkah BK DPRD Bone dalam menuntaskan kisruh internal di lembaga wakil rakyat tersebut.
BONE, BUKAMATANEWS - Setelah 35 legislator menandatangani surat mosi tidak percaya terhadap Ketua DPRD Bone, Andi Tenri Walinonong, kini Badan Kehormatan (BK) DPRD Bone mulai menindaklanjuti laporan tersebut.

Ketua BK DPRD Bone, Bahtiar Malla, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menggelar rapat internal tertutup bersama sejumlah anggota BK pada Jumat, 17 Oktober 2025, di ruang BK DPRD Bone. Rapat itu digelar untuk membahas langkah-langkah strategis menghadapi dinamika yang terjadi di tubuh lembaga legislatif tersebut.
"Tadi kami di BK melakukan rapat untuk menyiapkan hal-hal yang kemungkinan terjadi ke depan, khususnya terkait laporan 35 legislator DPRD Bone mengenai mosi tidak percaya terhadap Ketua DPRD," ujar Bahtiar usai rapat.
Bahtiar menjelaskan, salah satu poin utama yang dipersoalkan para legislator dalam mosi tersebut adalah pengusulan Sekretaris Dewan (Sekwan) yang dinilai tidak direspon oleh Ketua DPRD, padahal telah diusulkan oleh delapan fraksi.

"Adanya delapan fraksi dulu sudah mengusulkan nama Sekwan. Tapi Ketua DPRD tidak merespon. Ini yang menjadi salah satu alasan munculnya mosi tidak percaya tersebut," jelasnya.
Meski demikian, Bahtiar menegaskan bahwa pihaknya belum dapat memastikan adanya pelanggaran kode etik dalam tindakan Ketua DPRD tersebut.
"Terkait pelanggaran kode etiknya, saya belum mengetahui dimana letaknya. Kami belum mempelajari lebih jauh apakah yang dilakukan Ketua ini melanggar atau tidak," terangnya.
BK DPRD Bone, lanjut Bahtiar, akan mendalami laporan tersebut secara menyeluruh sebelum mengambil kesimpulan dan menentukan langkah berikutnya.
"Dalam hal pelanggaran kode etik, nanti kita lihat prosesnya. Ini masih dugaan. Hasilnya akan kami sampaikan setelah proses berjalan," tandasnya.
Mosi tidak percaya ini menjadi sorotan publik karena melibatkan mayoritas anggota dewan. Publik pun menanti langkah BK DPRD Bone dalam menuntaskan kisruh internal di lembaga wakil rakyat tersebut. (*)
News Feed
Kunjungi Makosatbrimob Polda Sulsel, Brigjen Heru Novianto Dorong Personel Responsif dan Humanis
04 September 2026 22:23
Rp3,7 Triliun untuk Infrastruktur Sulsel, Ini 4 Alasan Andi Sudirman Pilih Skema Multiyears
04 September 2026 22:19
Wedding Expo 2026 di Gammara Makassar Padukan Modernitas dan Sakralitas Budaya Sulsel
04 September 2026 21:14
Berita Populer
Tas Mahasiswi Dicuri Saat Salat Masjid Al-Fatah Makassar, Jatanras Bekuk Pelaku di Perumnas Antang
05 September 2026 09:19
