GOWA, BUKAMATANEWS - Kabupaten Takalar tampil gemilang dan berhasil mengalahkan Kabupaten Maros dengan skor meyakinkan 3–1 dalam laga penyisihan grup yang digelar di Lapangan Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa, Senin, 13 Oktober 2025.
Pertandingan semakin spesial karena dihadiri langsung oleh Bupati Maros Chaidir Syam, yang datang memberikan dukungan penuh kepada tim kebanggaan daerahnya. Ribuan penonton memadati lapangan untuk menyaksikan duel bergengsi ini.
Laga berlangsung ketat sejak awal. Kedua tim diperkuat mantan pilar PSM Makassar. Di kubu Maros menurunkan Adji Kurniawan sebagai motor serangan, sedangkan di kubu Takalar mengandalkan ketangguhan kiper Syaiful Syamsuddin di bawah mistar.
Takalar berhasil unggul lebih dulu dengan skor 3-0 kemudian Maros sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 1–3 sebelum turun minum. Di babak kedua, tidak ada gol tercipta meski beberapa peluang tercipta dari kedua tim.
Usai laga, Bupati Maros menyampaikan apresiasinya kepada para pemain.
"Anak-anak sudah bermain dengan semangat tinggi. Meski hasilnya belum sesuai harapan, saya tetap bangga dengan perjuangan mereka. Ini bukan akhir, tapi langkah awal untuk tampil lebih baik di babak selanjutnya," ujarnya.
Dengan hasil ini, Takalar sukses menjadi juara grup A dengan poin sempurna 6 dari dua kemenangan. Sementara Maros mengakhiri fase grup sebagai runner-up dengan 3 poin, hasil dari satu kemenangan dan satu kekalahan. Keduanya dipastikan melangkah ke babak 16 besar.
Bone Tundukkan Polda Sulsel 2–0 dan Jadi Juara Grup
Di pertandingan lainnya, Kabupaten Bone sukses meraih kemenangan kedua mereka setelah menundukkan Polda Sulsel dengan skor akhir 2–0.
Meski Polda Sulsel diperkuat eks pemain belakang PSM Makassar, Rachmat Latief, pertahanan mereka tetap kewalahan menghadapi serangan cepat Bone. Dua gol tercipta di babak kedua, memastikan Bone mengunci kemenangan dengan nyaman.
Dengan hasil ini, Bone berhasil menjadi juara grup B berkat dua kemenangan dari dua laga. Sebaliknya, Polda Sulsel harus tersingkir dari turnamen setelah menelan dua kekalahan beruntun dan gagal mengumpulkan poin.
Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Bone untuk menghadapi babak selanjutnya, sementara Polda Sulsel harus mengakhiri langkah mereka lebih awal. (*)
BERITA TERKAIT
-
Bupati Maros Chaidir Syam Lakukan Penyegaran Birokrasi, 76 Pejabat Dipercaya Isi Posisi Strategis
-
Bupati Maros Terima Penghargaan UHC Award 2026
-
Pemkab Maros Serius Benahi Layanan Digital, Bupati Chaidir Syam Tinjau Command Center Surabaya
-
65 Tahun Bank Sulselbar, Chaidir Syam Tekankan Peran Strategis Perbankan Daerah
-
Usai Libur Panjang, 70 ASN di Maros Tak Masuk Kerja