LUWU TIMUR, BUKAMATANEWS - Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Luwu Timur, Kamal Rasyid, mendorong agar PT Vale lebih berani berinvestasi di sektor pendidikan dan pemberdayaan lokal. Hal ini untuk memastikan manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat lokal.
"Kesinambungan pelajar, pemuda, dan pekerja harus dibangun melalui inkubasi, beasiswa, dan afirmasi. Kemudian investasi besar di pendidikan formal, bukan hanya vokasi. Vale harus berani melangkah ke SMA, SMK, hingga perguruan tinggi, bahkan ke level internasional. Semua ini akan membuat terwujudnya keberlanjutan," ujar Kamal, Kamis, 9 Oktober 2025.
Kamal mengaku memahami jika masih ada sebagian pihak yang menilai Vale belum memberikan manfaat optimal kepada masyarakat. Namun tugas pemerintah, bagaimana memastikan kehadiran industri seperti Vale bisa memberikan manfaat maksimal kepada masyarakat di Luwu Timur.
"Dari sisi pemerintah, sikap kami jelas jika ada manfaat, kita maksimalkan. Jika ada masalah, kita perbaiki. Pemerintah juga memediasi agar tuntutan yang tidak bisa dipenuhi dijelaskan alasannya, dan bila memungkinkan dicari substitusi," imbuhnya.
Kamal juga mengapresiasi usaha dari Vale yang telah menjalankan berbagai program pendidikan, termasuk politeknik, SMA, dan vokasi. Namun, dia menegaskan, pendidikan formal itu lebih penting agar terjadi kesinambungan dari pelajar ke pekerja.
"Kami mendorong Vale berinvestasi lebih besar di sektor pendidikan formal, bukan hanya vokasi," ungkapnya. (*)
BERITA TERKAIT
-
Pasca Insiden Kebocoran Pipa Minyak, Pemkab Luwu Timur - PT Vale Terus Lakukan Upaya Pemulihan Lingkungan di Towuti
-
Didukung Sektor Pertambangan, UMK Luwu Timur Tertinggi Kedua di Sulsel
-
Bupati Ibas Serahkan Kompensasi Kebocoran Pipa Minyak PT Vale kepada Warga Terdampak
-
Didukung PT Vale, Pemkab Luwu Timur - Poliwako Luncurkan Pelatihan Vokasi di Tiga Bidang
-
Insiden Kebocoran Pipa Minyak PT Vale, Masa Tanggap Darurat Diperpanjang Hingga 12 September 2025