Matangkan Lokasi, Munafri: PSEL di TPA Antang Paling Efisien, Tekan Beban Daerah
02 April 2026 14:22
PSM Makassar resmi menunjuk Ahmad Amiruddin sebagai pelatih sementara usai mundurnya Bernardo Tavares. Tim Juku Eja bersiap menatap laga kontra Arema FC dengan semangat baru pada lanjutan Super League 2025/2026.
MAKASSAR, BUKAMATANEWS — PSM Makassar menatap lanjutan kompetisi Super League 2025/2026 dengan semangat baru. Meski baru saja ditinggalkan pelatih kepala Bernardo Tavares, skuad Juku Eja menegaskan tekad untuk bangkit dan menjaga marwah klub tertua di Indonesia.

Manajemen klub resmi menunjuk Ahmad Amiruddin sebagai pelatih sementara (caretaker). Sosok yang sebelumnya menjadi asisten pelatih itu akan memimpin Pasukan Ramang mulai 10 Oktober 2025, bertepatan dengan berakhirnya jeda FIFA Matchday.
“Tim akan kembali melakukan persiapan latihan pada tanggal 10 Oktober setelah jeda FIFA International Break,” ujar Media Officer PSM, Sulaiman Abdul Karim, Sabtu (4/10).
Laga terdekat yang akan dihadapi PSM ialah melawan Arema FC pada Minggu, 19 Oktober 2025, yang diyakini menjadi ujian penting bagi tim dalam masa transisi kepelatihan.
Sulaiman menegaskan bahwa seluruh pemain tetap berkomitmen menjaga fokus dan disiplin. Ia juga mengajak suporter agar tetap memberikan dukungan penuh, meski tim sedang mengalami perubahan besar di jajaran pelatih.
“PSM Makassar berharap support penuh dari seluruh pendukung setianya. Perjuangan tim masih panjang dan akan terus berlanjut di musim ini. Dukungan dan doa dari seluruh pecinta PSM sangat penting ke depannya,” ujarnya.
Amiruddin sendiri bukan sosok asing bagi publik Makassar. Mantan striker Timnas Indonesia itu dikenal memiliki kedekatan emosional dengan para pemain, serta memahami karakter dan kultur klub yang kental dengan semangat pejuang.
Kepergian Bernardo Tavares menandai akhir dari perjalanan 3,5 musim penuh warna bersama PSM. Pelatih asal Portugal itu dikenal sebagai sosok yang membawa Juku Eja kembali disegani, termasuk mempersembahkan gelar Liga 1 musim 2022/2023.
Manajemen PSM menghormati keputusan Tavares yang mundur karena persoalan administrasi dan keterlambatan pembayaran gaji, serta menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan dedikasinya.
“Klub menghormati keputusan yang telah diambil dan mengucapkan terima kasih atas segala capaian prestasi yang telah dicapai selama kurang lebih 3,5 musim bersama tim,” kata Sulaiman.
Melalui unggahan di akun media sosial pribadinya, Tavares menulis pesan perpisahan yang menyentuh hati suporter.
“Dengan penuh kesedihan, saya mengumumkan keberangkatan saya dari PSM Makassar, klub tertua di Indonesia dengan sejarah hampir 110 tahun,” tulisnya.
Tantangan Baru di Depan Mata
Kini, tanggung jawab besar berada di pundak Ahmad Amiruddin untuk menjaga stabilitas ruang ganti dan mengembalikan kepercayaan diri para pemain. Laga kontra Arema FC akan menjadi pembuktian pertama apakah semangat baru ini mampu menjadi titik balik bagi perjalanan PSM di musim 2025/2026.
Dengan dukungan suporter fanatik dan semangat kebersamaan, Juku Eja berharap bisa menjawab tantangan ini dengan performa terbaik—membuktikan bahwa semangat perjuangan mereka tak akan padam, meski badai datang silih berganti.
02 April 2026 14:22
02 April 2026 14:03
02 April 2026 11:56
02 April 2026 09:30
02 April 2026 11:10
02 April 2026 11:56
02 April 2026 11:04
02 April 2026 11:25