Dewi Yuliani : Senin, 29 September 2025 20:20
Chaidir Syam

MAROS, BUKAMATANEWS - Sebanyak 22.469 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Maros dipastikan menerima Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) sepanjang tahun 2025. Namun, terdapat perubahan signifikan dalam skema penyaluran bantuan sosial ini.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Maros, Andi Zulkifli Riswan Akbar, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan yang sebelumnya dilakukan dua bulan sekali, kini berubah menjadi empat kali dalam setahun dengan periode tiga bulanan.

"Meski frekuensi penyaluran berkurang, nilai total bantuan untuk setahun penuh tetap sama. Setiap KPM akan menerima Rp200.000 per bulan, yang dicairkan sekaligus sebesar Rp600.000 setiap tiga bulan," jelas Akbar, Minggu, 28 September 2025.

Periode penyaluran BPNT 2025 adalah Januari-Maret, April-Juni, Juli-September, dan Oktober-Desember. Menurut Akbar, mekanisme ini diharapkan dapat lebih memudahkan penerima dalam mengelola bantuan.

Kartu KKS untuk Transaksi Lebih Fleksibel

Penerima BPNT akan menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) sebagai alat transaksi. Kartu ini dapat digunakan di seluruh ATM bank, memberikan fleksibilitas bagi KPM untuk mengambil bantuan kapan saja dan di mana saja.

"Tidak seperti sebelumnya yang terbatas pada bank tertentu, kini KPM bisa menggunakan ATM bank mana pun," tambah Akbar.

Data Penerima Tetap Berdasarkan DTKS

Data penerima BPNT 2025 tetap mengacu pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dari Kementerian Sosial. Masyarakat kategori miskin pada desil 1 hingga 5 menjadi prioritas utama penerima bantuan.

Bupati Maros, Chaidir Syam, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat dan memastikan penyaluran bantuan akan diawasi ketat.

"Bantuan ini sangat vital untuk meringankan beban keluarga kurang mampu. Kami pastikan penyalurannya tepat sasaran dan lancar," tegas Bupati.

Sambutan Hangat dari Penerima Manfaat

Salah satu penerima, Hamida dari Kecamatan Simbang, mengaku sangat terbantu dengan BPNT. "Sangat membantu, apalagi di saat harga kebutuhan pokok terus naik, sementara penghasilan suami saya sebagai buruh harian tidak menentu," ujarnya.

Berikut sebaran penerima BPNT 2025 di Kabupaten Maros:

Bantimurung: 2.075 KPM

Bontoa: 2.668 KPM

Camba: 960 KPM

Cenrana: 1.438 KPM

Lau: 1.941 KPM

Mallawa: 1.069 KPM

Mandai: 1.343 KPM

Maros Baru: 2.083 KPM

Marusu: 1.423 KPM

Moncongloe: 877 KPM

Simbang: 1.939 KPM

Tanralili: 1.598 KPM

Tompobulu: 1.486 KPM

Turikale: 1.567 KPM

Dengan penyaluran yang lebih terpadu ini, diharapkan bantuan pemerintah dapat lebih efektif meringankan beban masyarakat sekaligus mendorong perputaran ekonomi di tingkat akar rumput. (*)