Redaksi
Redaksi

Rabu, 17 September 2025 22:16

Bappeda Makassar Gelar Rapat Persiapan Verlap Kota Sehat 2025, Targetkan Penghargaan Swastisaba

Bappeda Makassar Gelar Rapat Persiapan Verlap Kota Sehat 2025, Targetkan Penghargaan Swastisaba

Bappeda Makassar gelar rapat koordinasi persiapan verifikasi lapangan Penyelenggaraan Kota Sehat Tingkat Nasional 2025 di ruang rapat Bappeda, targetkan penghargaan Swastisaba melalui sinergi OPD, masyarakat, dan dokumen pendukung.

MAKASSAR,BUKAMATANEWS - Pemerintah Kota Makassar melaluiBappeda menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Verifikasi Lapangan Penyelenggaraan Kota Sehat Tingkat Nasional 2025, Rabu (17/9) di Ruang Rapat Bappeda Makassar. Rapat ini bertujuan memastikan kesiapan semua pihak dalam menghadapi verifikasi lapangan dan mengejar penghargaan Swastisaba, salah satu penghargaan tertinggi dalam Program Kabupaten/Kota Sehat (KKS).

Beberapa poin utama dalam rapat koordinasi:

  • Persiapan dokumen dan bukti kegiatan dari tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berkaitan dengan sembilan tatanan penilaian Kota Sehat.

  • Koordinasi lintas sektor dan forum-forum terkait agar kegiatan nyata di lapangan sesuai dengan indikator yang dinilai.

  • Penataan lingkungan, fasilitas publik, sanitasi, akses air bersih, dan sarana kesehatan agar memenuhi standar yang dibutuhkan untuk verifikasi.

  • Keterlibatan masyarakat dan organisasi kemasyarakatan dalam mendukung kegiatan kota sehat, termasuk program kebersihan, kesehatan dan gerakan gotong royong.

  • Percepatan pelaksanaan inovasi dan regulasi daerah yang sudah ditetapkan agar menjadi contoh konkret saat tim verifikasi lapangan hadir.

Kepala Bappeda , Dahyal S.sos  menyampaikan bahwa pencapaian Kota Sehat bukan hanya soal penghargaan, tetapi komitmen untuk membangun lingkungan hidup yang sehat, nyaman, dan aman bagi seluruh warga.

Dengan dukungan penuh dari OPD, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan, Makassar menargetkan predikat Swastisaba Wistara atau minimal kategori tertinggi yang bisa dicapai berdasarkan pencapaian indikator.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Berita Populer