MAKASSAR, BUKAMATANEWS -- Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan Andi Rachmatika Dewi mengapresiasi upaya Anggota Komisi V DPR RI Hamka B Kady karena telah memperjuangkan anggaran untuk memperbaiki fasilitas umum (fasum) hingga gedung pemerintahan yang rusak imbas kericuhan saat aksi demonstrasi pekan lalu.
Seperti diketahui, kantor DPRD kota Makassar, kantor DPRD Sulsel, dua Poslantas milik Polrestabes Makassar, Masjid, hingga pos jaga Kejati Sulsel menjadi sasaran pembakaran oleh massa para Jumat malam, 29 Agustus 2025.
Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan anggaran darurat sebesar Rp 900 miliar untuk mendukung perbaikan infrastruktur yang mengalami kerusakan dalam rangkaian unjuk rasa.
Hal ini turut disuarakan Hamka B Kady di DPR beberapa hari setelah kerusuhan terjadi di berbagai wilayah di tanah air hingga akhirnya besaran anggaran tersebut terungkap.
Anggaran tersebut juga telah sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dan dijamin tidak akan mengganggu program-program strategis presiden lainnya.
"Sengaja kami menemui Bapak Hamka B Kady bersama anggota dewan lainnya, kebetulan beliau sedang di Makassar. Kami ingin berkonsultasi secara langsung terkait apa-apa saja yang harus diperbaiki dari kantor DPRD Sulsel," tutur Andi Rachmatika Dewi usai menemui Hamka B Kady di kediamannya di Kota Makassar, Sabtu, 5 September 2025.
Cicu, sapaan karib Andi Rachmatika Dewi, juga menyampaikan terima kasih atas inisiatif Hamka B Kady bergerak cepat menyuarakan aspirasi rakyat Sulsel.
"Jadi kami mewakil rakyat Sulawesi Selatan juga ingin menyampaikan terima kasih langsung ke beliau. Karena yang kita tahu, ada andil Bapak Hamka sehingga Sulsel menjadi salah satu yang difokuskan pemerintah pusat. Karena memang kerusakan yang terparah ada di Sulsel," kata Politisi Partai Nasdem itu.
Sebelumnya, Menteri PU Dody Hanggodo memastikan akan mendorong percepatan dari proses perbaikan infrastruktur yang rusak tersebut.
Dody menyebut, kerusakan infrastruktur akibat aksi demonstrasi berujung ricuh terjadi di 19 provinsi. Kota Makassar menjadi salah satu sorotan.
Menurut Dody infrastruktur dengan kerusakan paling parah antara lain seperti Gedung DPRD Makassar dan Gedung Grahadi Surabaya.
"Biayanya total seluruh Indonesia, kemarin kami hitung, hampir sekitar Rp 900 miliar," ungkap Dody. (*)
BERITA TERKAIT
-
Pimpin Kunker Komisi V ke Bandar Lampung, Hamka B Kady Minta Pemprov Sampaikan Skala Prioritas Pembangunan
-
Groundbreaking Paket V, Andi Izman Padjalangi Dukung Kebijakan Gubernur Andi Sudirman Tingkatkan Konektivitas Antar Wilayah
-
Berkat Hamka B Kady, Ruas Jalan Kalamassang - Moti Kini Mulus Lewat Program IJD
-
Ketua DPRD Sulsel Respons Keluhan Warga soal Berhentinya Teman Bus dan Trans Sulsel
-
Sepanjang 2025, Hamka B Kady Bangun Ribuan RTLH Hingga Dorong Percepatan Pemulihan Pascabencana Sumatera