Redaksi
Redaksi

Kamis, 28 Agustus 2025 23:22

Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Teguh Santosa, dinobatkan sebagai "Tokoh Media Berpengaruh" dalam acara The 5th MAW Talk Awards (MTA) 2025 di Yogyakarta, Kamis (28/8).
Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Teguh Santosa, dinobatkan sebagai "Tokoh Media Berpengaruh" dalam acara The 5th MAW Talk Awards (MTA) 2025 di Yogyakarta, Kamis (28/8).

Teguh Santosa Dinobatkan sebagai 'Tokoh Media Berpengaruh' Versi MAW Talk 2025

Ketua Umum JMSI Teguh Santosa dinobatkan sebagai 'Tokoh Media Berpengaruh' versi MAW Talk 2025. Penghargaan ini diberikan atas komitmennya dalam menjaga kedaulatan informasi di tengah era disrupsi. Simak profil lengkapnya dan pandangan Teguh mengenai tantangan media saat ini.

YOGYAKARTA, BUKAMATANEWS - Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Teguh Santosa, dinobatkan sebagai "Tokoh Media Berpengaruh" dalam acara The 5th MAW Talk Awards (MTA) 2025 di Yogyakarta, Kamis (28/8). Penghargaan ini diberikan atas komitmen Teguh dalam menjaga kedaulatan informasi dan perannya yang inspiratif bagi ekosistem media di Indonesia.

Penghargaan ini tidak lepas dari kiprahnya sebagai akademisi dan pendiri Kantor Berita Politik RMOL. Selain itu, sebagai ketua umum pertama JMSI, Teguh berhasil membawa organisasi perusahaan pers ini menjadi konstituen Dewan Pers hanya dalam waktu singkat. Di Munas kedua JMSI pada Juni 2025 lalu, ia kembali terpilih untuk memimpin JMSI di periode kedua.

"Saya dedikasikan penghargaan ini untuk semua teman yang membesarkan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI)," ujar Teguh saat menerima piagam penghargaan.

Dalam sambutannya, Teguh juga menyoroti tantangan besar di era disrupsi, di mana informasi tumpang tindih. Ia mengungkapkan kekhawatirannya tentang kesenjangan antara tingkat literasi masyarakat Indonesia yang rendah dan tingginya jumlah pengguna gawai.

"Bisa dibayangkan, intervensi teknologi digital yang sedemikian itu ternyata disambut SDM yang tingkat literasinya sangat rendah," kata Teguh. Ia menekankan pentingnya peran media untuk melawan hoaks dan informasi yang menyesatkan.

Menurut Founder dan Chairman MAW Talk, Asmono Wikan, penilaian didasarkan pada enam indikator utama. Beberapa di antaranya adalah inovasi kebijakan, komitmen pada nilai-nilai ke-Indonesiaan, kontribusi yang berdampak bagi masyarakat, dan nilai-nilai luhur "Ngayogyakarta".

Teguh dinilai bersama 500 nama tokoh dan lembaga lain selama tiga bulan penjurian. Anggota Dewan Pers, Dahlan Dahi, juga terpilih dalam kategori yang sama.

Acara MTA 2025 memberikan penghargaan dalam berbagai kategori, termasuk Tokoh Publik Berpengaruh yang diraih oleh Gubernur Bali, I Wayan Koster, dan Lembaga Media Berpengaruh yang diterima oleh sejumlah media terkemuka, termasuk Jawa Pos dan Suara.com.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Ketua Umum JMSI #Teguh Santosa

Berita Populer