Redaksi
Redaksi

Selasa, 05 Agustus 2025 20:29

Squad PSM Makassar menjalani sesi latihan (dok PSM Makassar)
Squad PSM Makassar menjalani sesi latihan (dok PSM Makassar)

Tantang PSM Makassar di Laga Perdana, Persijap Jepara Usung Misi Pembuktian di Kasta Tertinggi

Dengan atmosfer Stadion GBH yang dikenal angker bagi tim lawan, Persijap menyadari beratnya laga pembuka ini. Namun, semangat dan kerja keras akan menjadi kunci untuk mencuri poin dari kandang PSM Makassar.

BUKAMATANEWS – Musim baru membawa semangat baru. Setelah 11 tahun absen dari kompetisi tertinggi, Persijap Jepara siap menandai comeback-nya di BRI Super League 2025/2026 dengan misi pembuktian. Laga perdana mereka tak main-main: bertandang ke markas PSM Makassar di Stadion Gelora BJ Habibie (GBH), Parepare, pada Jumat, 8 Agustus mendatang.

Pertandingan ini menjadi ujian besar bagi Laskar Kalinyamat. PSM Makassar bukan hanya klub berpengalaman di Liga 1, tetapi juga dikenal sebagai salah satu klub tertua dan paling disegani di tanah air, dengan dukungan fanatik dari suporter Juku Eja yang memadati stadion mereka setiap pekan.

Namun, pelatih kepala Mario Licinio Guerreiro Lemos menegaskan bahwa anak asuhnya tidak gentar. Mereka datang ke Makassar dengan persiapan matang dan mental siap tempur.

“Kami tahu ini akan menjadi tantangan besar. Tapi tim kami telah berlatih keras, secara fisik dan taktis. Kami akan bermain dengan percaya diri dan mencoba meraih poin di Makassar,” ujar Coach Mario pada Selasa (5/8).

Selama pramusim, Persijap menjalani program latihan intensif untuk membangun kekompakan dan daya tahan fisik para pemain. Salah satu uji coba penting dilakukan melawan Persipura Jayapura di Stadion GBK, yang berakhir imbang namun memberi banyak pelajaran taktis.

“Kami mendorong pemain untuk keluar dari zona nyaman dan benar-benar menunjukkan kualitasnya. Latihan kami keras, tapi respons para pemain sangat positif. Itu modal besar untuk memulai musim,” tambah pelatih asal Portugal itu.

Persijap membawa 29 pemain ke musim ini, termasuk 9 pemain asing yang diharapkan bisa memberi kekuatan tambahan. Meski minim pengalaman di kasta tertinggi, skuad Persijap justru tampil lepas—tanpa tekanan ekspektasi besar dari luar.

Bagi Persijap Jepara, musim ini bukan hanya soal bertahan di Liga 1, tapi juga ajang pembuktian. Setelah lebih dari satu dekade menanti, mereka ingin menunjukkan bahwa Jepara bisa kembali bersuara di panggung sepak bola nasional.

“Kami bukan tim besar dengan sejarah Liga 1 yang panjang, tapi kami punya semangat dan identitas. Ini saatnya Persijap menatap ke depan, bukan hanya sebagai pengisi kompetisi, tetapi sebagai penantang yang layak diperhitungkan,” tegas Coach Mario.

Dengan atmosfer Stadion GBH yang dikenal angker bagi tim lawan, Persijap menyadari beratnya laga pembuka ini. Namun, semangat dan kerja keras akan menjadi kunci untuk mencuri poin dari kandang PSM Makassar.

“Kami ingin mengawali musim dengan positif. Kami menghormati PSM sebagai lawan kuat, tapi kami juga datang untuk bertarung, bukan sekadar hadir,” pungkasnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#PSM Makassar #Persijap Jepara