Redaksi
Redaksi

Jumat, 25 Juli 2025 13:37

Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Hj. Andi Rachmatika Dewi,
Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Hj. Andi Rachmatika Dewi,

Ketua DPRD Sulsel Desak Basarnas Bertindak Cepat Cari KM Mulya Abadi 2 yang Hilang di Laut Flores

Kapal tersebut dilaporkan hilang kontak sejak Rabu malam (23/7/2025) setelah mengalami kerusakan kemudi sekitar 54 kilometer dari Pulau Bonerate dan kemudian hanyut ke arah barat. Belum ada kabar mengenai kondisi kapal maupun para awaknya hingga saat ini.

MAKASSAR, BUKAMATANEWS — Hilangnya kapal nelayan KM Mulya Abadi 2 di perairan Laut Flores menuai keprihatinan mendalam dari berbagai pihak. Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Hj. Andi Rachmatika Dewi, mendorong Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) agar segera mengambil langkah cepat, terkoordinasi, dan efektif dalam upaya penyelamatan delapan nelayan asal Kabupaten Kepulauan Selayar yang hingga kini belum ditemukan.

Kapal tersebut dilaporkan hilang kontak sejak Rabu malam (23/7/2025) setelah mengalami kerusakan kemudi sekitar 54 kilometer dari Pulau Bonerate dan kemudian hanyut ke arah barat. Belum ada kabar mengenai kondisi kapal maupun para awaknya hingga saat ini.

"Basarnas Makassar telah berkoordinasi dengan Basarnas Maumere, karena posisi terakhir kapal mendekati wilayah kerja Kantor SAR Maumere. Kami semua berharap pencarian segera membuahkan hasil," ungkap Hj. Andi Rachmatika Dewi, Jumat (25/7/2025).

Ia menekankan pentingnya respon cepat dalam menangani insiden maritim semacam ini, terutama di tengah cuaca ekstrem yang melanda wilayah perairan Selayar dan Laut Flores. Kondisi cuaca buruk dikhawatirkan dapat memperburuk keselamatan korban apabila pencarian tidak segera dilakukan secara maksimal.

“Ini menyangkut nyawa manusia. Jangan sampai keterlambatan dalam bertindak justru berujung pada kehilangan yang lebih besar. Semua pihak harus bergerak cepat dan terkoordinasi,” tegasnya.

Basarnas Makassar sebelumnya telah menginformasikan bahwa tanggung jawab pencarian kini telah dialihkan ke Kantor SAR Maumere di Nusa Tenggara Timur, yang dinilai lebih dekat dengan lokasi dugaan keberadaan kapal. Tim Kansar Maumere telah mulai melakukan pemetaan titik terakhir kapal berdasarkan hasil plotting serta keterangan dari keluarga korban.

Upaya pencarian kini terus dilakukan dengan harapan para nelayan dapat ditemukan dalam kondisi selamat. Pemerintah daerah, masyarakat Selayar, serta berbagai elemen terus memberikan dukungan dan doa untuk keselamatan para awak kapal KM Mulya Abadi 2.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Ketua DPRD Sulawesi Selatan # Hj. Andi Rachmatika Dewi