Redaksi
Redaksi

Rabu, 16 Juli 2025 17:14

Pemkab Maros Luncurkan Sekolah Lansia di Desa Marumpa, Dorong Lansia Tetap Aktif dan Bermartabat

Pemkab Maros Luncurkan Sekolah Lansia di Desa Marumpa, Dorong Lansia Tetap Aktif dan Bermartabat

Pemkab Maros luncurkan Sekolah Lansia keempat di Desa Marumpa. Program ini dorong lansia tetap aktif, sehat, dan berdaya melalui pembelajaran dan kegiatan sosial.

MAROS, BUKAMATANEWS — Pemerintah Kabupaten Maros kembali menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas hidup kelompok lanjut usia (lansia) dengan meluncurkan Sekolah Lansia keempat di wilayahnya. Kegiatan ini digelar di Desa Marumpa, Kecamatan Marusu, Selasa (16/7), dan menjadi langkah konkret Pemkab melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) dalam upaya menjadikan lansia tetap sehat, mandiri, dan berdaya.

Sebanyak 40 lansia terdaftar sebagai peserta angkatan baru, yang akan mengikuti 12 kali pertemuan selama enam bulan ke depan. Program ini bukan sekadar tempat belajar, tetapi ruang tumbuh dan berdaya bagi lansia agar terus aktif dan produktif di usia senja.

Kegiatan launching turut dihadiri oleh berbagai pihak, di antaranya Kepala Dinas DP3ADALDUK-KB, Camat Marusu, Kepala Puskesmas, Kepala KUA, Kapolsek, Danramil, Kepala Desa Marumpa, serta para penyuluh dan tokoh masyarakat setempat.

Kepala Dinas DP3A Maros, A. Zulkifli Riswan Akbar, S.STP., menegaskan bahwa sekolah lansia bukan lembaga pendidikan formal, melainkan sebuah ruang belajar informal yang difokuskan untuk mendukung kesejahteraan para lansia, baik secara fisik, mental, maupun sosial.

“Tujuan utama dari sekolah lansia ini adalah meningkatkan kualitas hidup lansia. Mereka dibekali pengetahuan tentang kesehatan, keterampilan praktis, hingga kegiatan seni dan diskusi kelompok yang menyenangkan,” jelas Zulkifli.

Ia menambahkan, sekolah ini juga menjadi wadah sosial yang penting agar lansia tidak mengalami keterasingan sosial, yang kerap menjadi masalah serius dalam masa tua. Melalui interaksi dan aktivitas bersama, lansia diharapkan mampu menjaga kebugaran mental dan memperkuat rasa percaya diri.

Lebih jauh, sekolah lansia di Maros mengusung visi menjadikan lansia yang SMART: Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat. Filosofi ini menjadi dasar bahwa lansia bukan hanya sebagai penerima perhatian, melainkan tetap menjadi subjek pembangunan yang bisa berkontribusi untuk keluarga dan masyarakat.

“Sekolah lansia adalah bentuk nyata kepedulian kita kepada para orang tua. Kami ingin mereka menikmati masa tua dengan bahagia, tetap merasa dibutuhkan, dan memiliki ruang untuk berkembang,” ujar Zulkifli, yang akrab disapa Andi Riris.

Program sekolah lansia ini sekaligus menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia di Maros bersifat inklusif, mencakup seluruh kelompok usia, dan berorientasi pada kesejahteraan jangka panjang.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#Pemkab Maros

Berita Populer