Redaksi
Redaksi

Senin, 14 Juli 2025 21:17

ITP Takalar Hadirkan CEO Korea Selatan, Buka Peluang Kerja Global bagi Mahasiswa

ITP Takalar Hadirkan CEO Korea Selatan, Buka Peluang Kerja Global bagi Mahasiswa

Institut Teknologi Pertanian (ITP) Takalar gelar kuliah tamu internasional bersama CEO Waycro Korea, bahas peluang kerja dan kewirausahaan di Korea Selatan. Kegiatan ini perkuat peran ITP sebagai kampus wirausaha bertaraf global.

TAKALAR, BUKAMATANEWS — Institut Teknologi Pertanian (ITP) Takalar kembali menunjukkan komitmennya sebagai School of Entrepreneurship bertaraf global dengan menghadirkan CEO perusahaan asal Korea Selatan, Mr. Eunho Kang dari Waycro Co., Ltd, dalam kuliah tamu internasional yang digelar di Aula ITP, Sabtu (12/7/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Mr. Eunho Kang menyampaikan materi berbahasa Korea yang diterjemahkan secara simultan oleh dosen Bahasa Korea Universitas Hasanuddin, Syahrun. Ia membagikan informasi strategis seputar peluang kerja dan kewirausahaan di Korea Selatan, serta sektor-sektor industri yang terbuka bagi tenaga kerja muda dari Indonesia.

"Indonesia adalah salah satu negara yang banyak mengirim tenaga kerja ke Korea, dan kami datang ke sini untuk menyampaikan peluang itu kepada Anda sebagai mahasiswa," ujar Mr. Kang di hadapan ratusan peserta.

Kuliah tamu ini menjadi momen penting bagi mahasiswa ITP dan masyarakat sekitar untuk memahami lebih dalam tentang ekosistem kerja di luar negeri, khususnya Korea Selatan yang dikenal dengan etos kerja tinggi namun tetap membuka ruang kolaborasi bagi tenaga kerja asing.

Turut hadir Ketua Pembina Yayasan Global Panrita, Dr. H. Syamsari Kitta, yang menekankan pentingnya membangun jejaring internasional demi meningkatkan daya saing mahasiswa.

"Kami tidak mendirikan kampus hanya untuk memberi selembar ijazah. Kami juga membangun jembatan agar mahasiswa bisa langsung bekerja setelah lulus," tegas Syamsari.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar, La Ode Haji Polondu, menyampaikan kesiapan pihaknya dalam memfasilitasi peningkatan kompetensi dan sertifikasi kerja untuk memperkuat daya saing tenaga kerja Indonesia di pasar global.

"Kita punya banyak tenaga terampil setelah pelatihan, tapi kendala utama adalah kemampuan bahasa. Ini peluang bagi ITP untuk membuka kurikulum khusus Bahasa Korea," sarannya.

Kegiatan yang dihadiri oleh pimpinan kampus, dosen, mahasiswa, dan masyarakat umum itu berlangsung interaktif. Antusiasme peserta terlihat dari berbagai pertanyaan mengenai prosedur kerja ke Korea, pelatihan bahasa, hingga program magang industri.

"Terima kasih ITP yang telah membantu kami mendapatkan peluang kerja," ujar Agus, mahasiswa semester enam yang ikut dalam sesi tanya jawab.

Melalui kuliah tamu ini, ITP Takalar kembali menegaskan posisinya sebagai kampus yang tidak hanya fokus pada pendidikan akademik, tetapi juga menjadi penghubung nyata bagi generasi muda menuju dunia kerja global.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
#ITP Takalar

Berita Populer