Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Pemerintah Kota Makassar melalui SKB Ujung Pandang gelar “Kreativitas dan Gelar Karya”, wujud nyata pendidikan kesetaraan dengan penyerahan ijazah Paket A, B, dan C serta pameran keterampilan peserta.
MAKASSAR BUKAMATANEWS - Pemerintah Kota Makassar kembali menegaskan komitmennya bahwa pendidikan adalah hak semua warga, tanpa terkecuali. Melalui program pendidikan kesetaraan yang dilaksanakan oleh Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Ujung Pandang, pintu kesempatan terus dibuka bagi warga yang pernah terputus dari pendidikan formal.
Hal ini tergambar jelas dalam kegiatan bertajuk “Kreativitas dan Gelar Karya” yang digelar Selasa (24/6/2025) di SKB Ujung Pandang. Tak sekadar seremoni penyerahan ijazah, acara ini menjadi panggung inspiratif bagi 248 peserta didik Paket A (setara SD), Paket B (setara SMP), dan Paket C (setara SMA), yang tidak hanya dinyatakan lulus, tetapi juga menampilkan karya keterampilan hasil pembelajaran mereka.
Mulai dari menjahit, memasak, menyablon, hingga kerajinan tangan, karya-karya tersebut menjadi bukti nyata bahwa pendidikan kesetaraan bukanlah jalur alternatif semata, melainkan jalur setara yang membuka masa depan penuh harapan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Achi Soleman, menegaskan pentingnya peran pendidikan kesetaraan dalam membangun masyarakat yang berdaya. “Pendidikan ini bukan hanya soal ijazah, tetapi juga tentang menggali potensi, mengembangkan keterampilan, dan membekali warga untuk mandiri,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan penuh dari Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham, yang menjadikan pendidikan sebagai prioritas strategis menuju Indonesia Emas 2045.
“Pendidikan kesetaraan hadir bukan hanya untuk mengejar ijazah, tetapi juga menggali kreativitas dan potensi yang sebelumnya tersembunyi. Ini adalah panggung kebangkitan,” tegas Achi.
Program ini menjangkau berbagai lapisan masyarakat, dari anak-anak hingga orang dewasa, yang sebelumnya belum menyelesaikan pendidikan formal. Selama mengikuti program, peserta dibekali keterampilan praktis sebagai bekal untuk berwirausaha atau memasuki dunia kerja.
Dengan jumlah peserta terdiri dari 124 lulusan Paket C, 68 lulusan Paket B, dan 56 lulusan Paket A, kegiatan ini mencerminkan keberhasilan Pemkot Makassar dalam menghadirkan akses pendidikan yang adil dan inklusif.
Lebih dari sekadar angka, kegiatan tahunan ini menjadi bagian dari strategi besar Dinas Pendidikan Kota Makassar dalam membentuk manusia cerdas, kreatif, dan mandiri. SKB Ujung Pandang terus dikembangkan sebagai pusat pembelajaran terbuka bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan dalam suasana yang fleksibel dan memberdayakan.
“Melalui pendidikan kesetaraan, kami ingin memastikan tidak ada satu pun anak atau warga yang tertinggal. Semua berhak mendapat kesempatan untuk belajar, tumbuh, dan sukses,” pungkas Achi Soleman.
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33