Redaksi
Redaksi

Minggu, 18 Mei 2025 19:50

Bupati Luwu Utara Ziarah ke Makam Datu Patimang Jelang HUT Daerah ke-26

Bupati Luwu Utara Ziarah ke Makam Datu Patimang Jelang HUT Daerah ke-26

Bupati Andi Rahim menegaskan bahwa makam Datu’ Patimang dan Andi Patiware’ kini telah ditetapkan sebagai cagar budaya yang juga berfungsi sebagai pusat wisata religi. Ribuan peziarah, baik dari dalam maupun luar Sulawesi Selatan, kerap mengunjungi kompleks makam tersebut setiap tahunnya.

LUTRA, BUKAMATANEWS — Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Luwu Utara, Bupati Andi Abdullah Rahim bersama jajaran pemerintah daerah melaksanakan ziarah ke makam tokoh penyebar Islam di Tana Luwu, Datuk Sulaiman atau yang dikenal sebagai Datu’ Patimang, Sabtu siang (17/5/2025), di Desa Patimang, Kecamatan Malangke.

Ziarah ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan resmi HUT Luwu Utara yang akan dipuncaki pada 20 Mei 2025 mendatang. Dalam kegiatan tersebut, Bupati turut didampingi Wakil Bupati Jumail Mappile, Kapolres Luwu Utara AKBP Nugraha Pamungkas, para kepala perangkat daerah, Camat Malangke Mursalim, Kepala Desa Patimang, serta para tokoh agama, tokoh adat, dan tokoh masyarakat setempat.

Selain menggelar doa bersama di makam Datu’ Patimang dan Andi Patiware’, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk mengenang jasa-jasa ulama besar yang berperan penting dalam penyebaran Islam di wilayah Tana Luwu, khususnya di Luwu Utara.

“Kita datang untuk mendoakan para leluhur sekaligus mengenang perjuangan mereka dalam menyebarkan ajaran Islam di daerah ini. Tanpa mereka, tentu kondisi keislaman di Tana Luwu tidak akan seperti sekarang,” ujar Bupati Andi Rahim.

Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada para ulama perintis dakwah, khususnya Datu’ Patimang, ulama asal Minangkabau, Sumatera Barat, yang diakui sebagai salah satu tokoh kunci dalam sejarah Islamisasi di Tana Luwu.

“Alhamdulillah, berkat perjuangan beliau dan para penerusnya, Islam menjadi agama mayoritas dan berkembang pesat di Luwu Utara,” tambahnya.

Bupati Andi Rahim menegaskan bahwa makam Datu’ Patimang dan Andi Patiware’ kini telah ditetapkan sebagai cagar budaya yang juga berfungsi sebagai pusat wisata religi. Ribuan peziarah, baik dari dalam maupun luar Sulawesi Selatan, kerap mengunjungi kompleks makam tersebut setiap tahunnya.

“Makam ini bukan hanya situs sejarah, tetapi juga warisan budaya yang sangat penting bagi masyarakat Luwu Utara dan Sulawesi Selatan. Bahkan, banyak tokoh nasional dan pejabat dari luar daerah yang datang berziarah ke sini,” jelasnya.

Ia berharap seluruh elemen masyarakat ikut menjaga dan merawat kompleks makam ini sebagai bentuk penghargaan terhadap sejarah serta upaya pelestarian budaya dan keagamaan.

“Semoga situs ini tetap terjaga dengan baik, sebagai bukti sejarah dan sumber inspirasi bagi generasi penerus untuk terus melestarikan nilai-nilai keislaman dan kebudayaan Tana Luwu,” tutup Bupati.

Usai berziarah, rombongan kemudian melanjutkan kegiatan ke Baruga Kompleks Makam Datu’ Patimang yang letaknya tidak jauh dari lokasi makam, untuk melaksanakan kegiatan lanjutan dalam rangkaian peringatan HUT Luwu Utara ke-26.

#Pemkab Lutra