Menag Salurkan Bantuan untuk Madrasah, Guru, dan Siswa Terdampak Longsor Cisarua
01 Februari 2026 20:42
Kasat Reskrim Polres Bone Iptu Alvin Aji Kurniawan yang dikonfirmasi media membenarkan peristiwa tersebut. Korban mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya usai tersambar petir.
BONE, BUKAMATANEWS - Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) di Kelurahan Mattirowalie, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone, berinisial NY (41), tewas setelah tersambar petir Kamis, 17 April 2025.
Peristiwa naas tersebut terjadi sekitar pukul 13.45 WITA, dimana korban pada saat itu berangkat ke sawah untuk memanen kacang panjangnya.
Kasat Reskrim Polres Bone Iptu Alvin Aji Kurniawan yang dikonfirmasi media membenarkan peristiwa tersebut. Korban mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya usai tersambar petir.
"Benar, ada laporan ada IRT yang meninggal tersambar petir, korban mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya," Kata Iptu Alvin.
Alvin mengungkapkan, awalnya korban ke sawah untuk panen kacang panjang. Kemudian tiba-tiba hujan disertai petir, korban kemudian ke rumah sawah yang tidak jauh dari lokasi.
"Korban mengikat kacang panjangnya di dalam rumah sawah kemudian terdengar suara gemuruh disertai kilat, seketika pula korban tersambar petir dan meninggal dunia di tempat," tambahnya.
Usai kejadian tersebut, korban kemudian dievakuasi keluarga ke rumah duka dan langsung dikebumikan. (*)
01 Februari 2026 20:42
01 Februari 2026 17:46
01 Februari 2026 14:50
01 Februari 2026 10:33