MAROS, BUKAMATANEWS – Pemerintah Kabupaten Maros akan menggelar pasar murah di 13 kecamatan selama bulan Ramadan. Inisiatif ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Namun, Kecamatan Mallawa tidak termasuk dalam daftar lokasi pasar murah ini karena kendala geografis dan keterbatasan armada.
Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Sekretariat Daerah Kabupaten Maros, Muhlisa Fachruddin, menjelaskan bahwa pasar murah ini merupakan upaya pemerintah untuk meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama selama bulan suci Ramadan. "Kami mohon maaf kepada warga Kecamatan Mallawa karena lokasinya cukup jauh dari ibu kota kabupaten, sehingga sulit dijangkau oleh armada distribusi," ujarnya.
Pasar murah akan berlangsung hampir setiap hari selama sebulan penuh di berbagai kecamatan. Komoditas yang ditawarkan meliputi minyak goreng, gula pasir, tepung terigu, dan beras dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar. "Kami jamin harganya lebih terjangkau. Misalnya, minyak goreng dijual Rp15.000 per liter, gula pasir Rp17.500 per kilogram, dan beras Rp11.500 per kilogram," jelas Muhlisa.
Untuk memastikan pemerataan dan menghindari pembelian berlebihan, pemerintah memberlakukan batasan pembelian per orang. Setiap pembeli hanya diperbolehkan membeli maksimal dua liter minyak goreng, dua karung beras (10 kg), dua kilogram gula pasir, dan dua kilogram tepung terigu.
Beberapa kecamatan juga telah mengajukan permintaan agar pasar murah dilaksanakan di kantor kecamatan setempat. Hal ini dimaksudkan untuk memudahkan akses bagi masyarakat, terutama yang tinggal di daerah terpencil.
Meski Kecamatan Mallawa tidak dapat dijangkau, pemerintah berharap inisiatif ini dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat di 13 kecamatan lainnya. "Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan dan memastikan kebutuhan pokok masyarakat terpenuhi dengan harga yang terjangkau," pungkas Muhlisa.
Dengan adanya pasar murah ini, diharapkan masyarakat Kabupaten Maros dapat menjalani ibadah Ramadan dengan lebih nyaman tanpa khawatir akan ketersediaan dan harga kebutuhan pokok.
BERITA TERKAIT
-
Tinjau Progres Jembatan Pakere, Chaidir Syam Harap Jadi Pengungkit Mobilitas dan Ekonomi Warga Maros
-
Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sulawesi Digelar di Makassar, Ini Daftar Pemenangnya
-
Motor Semi Trail Disiapkan untuk Tembus Medan Pegunungan, Guru di Sekolah Terpencil Maros Tak Lagi Andalkan Motor Biasa
-
Sinergi Forkopimda dan Dunia Usaha Diperkuat, Bupati Maros Apresiasi Kejari dan Polres
-
Gerakan Literasi Maros Dapat Apresiasi Nasional, GPMB: Layak Jadi Contoh Indonesia