Seorang Pria di Bone Dilumpuhkan dengan Tembakan Setelah Mengamuk dan Menyandera Anak
Seorang pria di Bone terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan setelah mengamuk, mengancam anggota TNI, dan menyandera anaknya. Simak kronologi lengkap kejadian dramatis ini
BONE, BUKAMATANEWS – Seorang pria berinisial YY (40), warga Kelurahan Watang Palakka, Kecamatan Tanete Riattang Barat, terpaksa menerima tembakan di paha kirinya setelah mengamuk dan mengancam seorang anggota TNI.

Menurut informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, insiden ini terjadi pada Minggu (16/2/2025) sekitar pukul 20.00 WITA. Terduga pelaku mengamuk dan mengancam seorang anggota TNI bernama Andi Wardan (49).
Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Yusriadi Yusuf, menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika terdengar keributan di belakang rumah korban. Korban bersama kepala lingkungan dan Babinsa setempat kemudian mendatangi lokasi untuk menenangkan pelaku.
"Saat korban mencoba membujuk, pelaku justru memberontak dan mengancam menggunakan gunting seng. Ia kemudian naik ke rumah dan mengambil batu, hendak melemparkannya ke arah korban," ujar AKP Yusriadi pada Senin (17/2/2025).
Tak hanya itu, pelaku juga mengancam warga sekitar dengan senjata tajam, membuat mereka lari ketakutan. Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang datang ke lokasi pun berusaha menenangkan pelaku, namun justru dikejar dengan senjata tajam.
"Saat diamankan, pelaku kembali memberontak dan menyandera anaknya. Kami telah memberikan tembakan peringatan sebanyak lima kali, tetapi tidak dihiraukan. Akhirnya, terpaksa kami lumpuhkan dengan menembak paha kirinya hingga ia terjatuh," jelas AKP Yusriadi.
Setelah pelaku terjatuh, tim gabungan Polres Bone segera mengevakuasi anak yang disandera. Pelaku kemudian diamankan dan dibawa ke Polres Bone untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
News Feed
BPS Mulai Pendataan Door to Door, Wali Kota Makassar Jadi Responden Pertama
16 Juni 2026 15:28
DPR Setujui Naturalisasi Baker dan Vickery
16 Juni 2026 15:01
105 Orang Meninggal Dunia Akibat Penyakit DBD
16 Juni 2026 10:02
Berita Populer
16 Juni 2026 09:27
16 Juni 2026 10:02
16 Juni 2026 09:47
16 Juni 2026 09:21
16 Juni 2026 09:17
