BUKAMATANEWS -- Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti buka suara terkait kabar siswa sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA) Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan menggelar aksi menolak program Makan Bergizi Gratis (MBG), tapi menuntut pemenuhan pelayanan pendidikan oleh pemerintah.
Mu'ti menegaskan kementerian yang dipimpinnya tetap mendukung program makan bergizi gratis.
"Tapi prinsipnya kami di Kementerian Pendidikan Dasar Menengah mendukung sepenuhnya program Makan Bergizi Gratis ini," kata Mu'ti saat ditemui di sela kegiatan Sarasehan Ulama NU di Hotel Sultan, Jakarta, Selasa (4/2).
Mu'ti memastikan program makan bergizi gratis akan terus dievaluasi dan disempurnakan hingga bisa dimanfaatkan para siswa.
Ia mengatakan pelbagai kritik dan keluhan terkait MBG yang terjadi di lapangan akan menjadi masukan untuk penyempurnaan.
"Dan berbagai evaluasi yang terjadi di lapangan juga akan kami berikan masukan-masukannya untuk perbaikan program MBG ini pada masa yang akan datang," kata Mu'ti.
Sebelumnya diberitakan sejumlah media bahwa terdapat ratusan pelajar dari tingkat SD hingga SMA di Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, menggelar demo menyuarakan penolakan terhadap program makan bergizi gratis pada Senin (3/2).
Para siswa itu terlihat menaiki kendaraan bak terbuka menuju tugu yang berada di ruas jalan protokol. Mereka membawa spanduk dengan berbagai tulisan, salah satunya berbunyi 'Kami Tolak MBG, Kami Pilih Pendidikan!'.
BERITA TERKAIT
-
Kongkalikong Dapur Makan Bergizi Gratis: Kejagung Seret Broker Swasta yang Atur Proyek BGN
-
Efek Domino Justice Collaborator: 26 Nama Besar Terseret Kasus Makan Bergizi Gratis, Elite Politik Ramai-Ramai "Cuci Tangan"
-
Akal-akalan Dadan Hindayana CS di Program MBG, Mark Up Hingga Pengadaan Fiktif Rugikan Negara Triliunan Rupiah
-
33.626 Pelajar Keracunan MBG, Prabowo Copot Kepala BGN Dadan Hindayana
-
Anggaran MBG Dipangkas, Jatah Anak Sekolah Dikurangi, Kecuali untuk Daerah 3T dan Stunting Tinggi