Redaksi
Redaksi

Rabu, 22 Januari 2025 17:41

Mahasiswa KKN Unhas Perkenalkan BUDIKDAMBER di Desa Tellulimpoe: Solusi Inovatif untuk Ketahanan Pangan

Mahasiswa KKN Unhas Perkenalkan BUDIKDAMBER di Desa Tellulimpoe: Solusi Inovatif untuk Ketahanan Pangan

"Mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin perkenalkan BUDIKDAMBER di Desa Tellulimpoe, solusi inovatif budidaya ikan dalam ember untuk mendukung ketahanan pangan dan pemanfaatan lahan terbatas."

SINJAI, BUKAMATANEWS – Dalam upaya mendukung ketahanan pangan dan mengoptimalkan pemanfaatan lahan terbatas, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin menggelar sosialisasi teknologi tepat guna di Desa Tellulimpoe, Kabupaten Sinjai. Salah satu program unggulan yang diperkenalkan adalah BUDIKDAMBER (Budidaya Ikan Dalam Ember), yang diyakini dapat menjadi solusi inovatif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin (6/1) ini dihadiri oleh Kepala Desa Tellulimpoe, perangkat desa, serta warga dari berbagai dusun. Mahasiswa KKN tidak hanya memberikan pemahaman tentang pentingnya teknologi tepat guna tetapi juga menyerahkan perangkat BUDIKDAMBER kepada pemerintah desa sebagai langkah awal implementasi program.

Metode BUDIKDAMBER memungkinkan masyarakat desa memanfaatkan lahan pekarangan untuk budidaya ikan secara efisien. Dalam sesi pelatihan, mahasiswa KKN memaparkan proses mulai dari pemilihan jenis ikan yang cocok hingga perawatan yang efektif. Program ini juga dikaitkan dengan upaya pemerintah dalam mencegah stunting dan mendukung ketahanan pangan keluarga.

"Kami berharap program ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat, karena ini adalah langkah konkret untuk meningkatkan perekonomian desa secara inovatif dan ramah lingkungan," ujar Kepala Desa Tellulimpoe dalam sambutannya.

Warga desa menyambut antusias program ini, yang dilengkapi dengan sesi diskusi interaktif. Mereka diberi kesempatan untuk bertanya langsung mengenai implementasi BUDIKDAMBER dan manfaatnya bagi keluarga. Salah satu warga mengungkapkan optimismenya, "Metode ini sangat cocok untuk kami yang memiliki keterbatasan lahan, dan kami berharap bisa mengembangkan ini lebih luas."

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Hasanuddin dalam menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat desa. Dengan melibatkan masyarakat secara langsung, program seperti ini diharapkan dapat menciptakan solusi kreatif yang berdampak positif bagi pembangunan desa.

Diharapkan, BUDIKDAMBER di Desa Tellulimpoe dapat menjadi model percontohan untuk desa-desa lain, mendorong keberlanjutan pembangunan desa yang berorientasi pada ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

CITIZEN REPORTER: Budiman Nasim Basyirin (Mahasiswa Prodi PSP FIKP Unhas)

 

#KKN Unhas