MAKASSAR, BUKAMATA - Aksi teror busur panah kembali marak di Kota Makassar. Korbannya pun harus dirawat di rumah sakit lantaran mengalami luka tertancap busur panah di wajah.
Korban sendiri diketahui berinisial HK (20). Peristiwa penganiayaan yang menimpanya terjadi di bilangan Jalan Andi Djemma, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulsel, pada Rabu, 1 Januari 2025 lalu.
Kasat Reskrim Polrestabes Makassar AKBP Devi Sujana mengatakan, saat itu korban sedang berkendara dan dicegat oleh pelaku. Tanpa pikir panjang pelaku langsung melepaskan panah busur ke arah korban.
"Korban mengalami luka anak panah busur di bagian wajah, tepatnya di pipih kiri," kata Devi dikonfirmasi awak media, Jumat, 3 Januari 2025.
Devi bilang, usai kejadian korban langsung dilarikan ke rumah sakit dan pihak keluarga langsung membuat laporan resmi ke pihak kepolisian.
Setelah melakukan penyelidikan, pelaku pun diamankan di tempat persembunyiannya. Pelaku yakni Erlangga Saputra (22), dia diamankan di Jalan Banta-bantaeng, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar, Sulsel, Kamis, 2 Januari 2025.
"Sudah diamankan pelaku, barang bukti satu buah pelontar busur panah beserta anak panahnya, dan diamankan juga sebilah badik senjata tajam," ungkap Devi.
Devi mengungkapkan bahwa penyerangan yang dilakukan pelaku juga salah sasaran. Pelaku awalnya mengira korban sebagai musuhnya yang telah lama dicari.
"Motifnya salah sasaran, pelaku ini kira korban musuhnya," ucap dia.
Saat ini, pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolrestabes Makassar untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. (*)
BERITA TERKAIT
-
CCTV di Lokasi Dugaan Penganiayaan oleh Ketua DPRD Bone Rusak, Polisi Lanjut Periksa Saksi
-
Dugaan Aniaya Staf, Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong Dipanggil BK
-
Ketua DPRD Bone Terlapor Kasus Penganiayaan, Beda Versi Keterangan Saksi dan Korban
-
Pemerintah Pastikan Proses Hukum Kasus Dugaan Kekerasan Perempuan di Cirebon Berjalan Profesional
-
Cinta Ditolak, Pelajar 17 Tahun Tega Habisi Nyawa Petugas Kebersihan di Luwu Timur