MAKASSAR, BUKAMATA — Debat publik calon gubernur dan wakil gubernur Sulsel, Ramdhan Pomanto-Azhar Arsyad (DIA) dan Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi (Andalan Hati) yang berlangsung di Hotel Claro Makassar, Minggu, 10 November 2024, berlangsung lancar.
Dua pasangan kandidat mampu memberikan argumen dan memaparkan masing masing visi dan misinya.
Namun, Andi Sudirman Sulaiman dinilai mampu memberikan pemaparan down to earth atau membumi, tidak mengawang-awang karena Andi Sudirman sudah memberikan bukti dan menjadikan langkah saat menjadi gubernur sebagai benchmark ke depan jika Andalan Hati terpilih.
Paling tidak itulah pendapat yang disampaikan pengamat atau akademisi Unhas Prof Dr Muhammad Hasyim.
"Kerja dengan melibatkan stake holder, komitmen dengan kebijakan. Hilirisasi dan lain sebagainya. Intervensi UMKM dan desa sudah ada sebelumnya dan akan terus dilanjutkan ke depan," ujar Prof Hasyim.
"Jadi disimpulkan apa yang dikatakan Sudirman Sulaiman itu kelihatan nyata dan sesuai fakta. Sedangkan Danny masih sebatas konsep," sambungnya. (*)
BERITA TERKAIT
-
Kenakan Kostum Bung Karno, Gubernur Sulsel Pimpin Jalan Sehat dan Kirab Kemerdekaan
-
Gubernur Andi Sudirman Kukuhkan 73 Paskibraka Sulsel, Siap Kibarkan Sang Merah Putih
-
Gubernur Sulsel: Perbaikan Jalan Tamalanrea Raya Makassar dan Opu Tosappaile Palopo Terus Dikebut
-
Progres Stadion Sudiang Mendekati 20 Persen, Suherman: Pembangunan Tetap Berjalan Seperti Biasa
-
Hayati Dasadarma Pramuka, Pesan Gubernur Andi Sudirman di HUT Pramuka ke-65