Studi Terbaru Ungkap Populasi Manusia Dunia Diduga Jauh Lebih Besar dari Data Resmi
02 Februari 2026 18:00
Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Makassar, Andi Arwin Aziz, menyatakan bahwa penanganan anjal gepeng membutuhkan solusi yang matang dan berjangka panjang. Menurutnya, upaya penertiban yang hanya bersifat sementara tidak akan menyelesaikan akar masalah.
MAKASSAR, BUKAMATANEWS – Permasalahan anak jalanan, gelandangan, dan pengemis (anjal gepeng) di Kota Makassar terus menjadi tantangan bagi pemerintah dan masyarakat setempat. Keluhan tentang meningkatnya jumlah pengemis dan pengamen, terutama di kawasan Pantai Losari, menjadi sorotan setelah sebuah video viral di media sosial.
Penjabat Sementara (Pjs) Wali Kota Makassar, Andi Arwin Aziz, menyatakan bahwa penanganan anjal gepeng membutuhkan solusi yang matang dan berjangka panjang. Menurutnya, upaya penertiban yang hanya bersifat sementara tidak akan menyelesaikan akar masalah.
“Kita tidak bisa hanya fokus pada penertiban. Penanganan ini harus menyeluruh, mulai dari memberikan tempat tinggal, makan, hingga pekerjaan yang layak bagi mereka. Jika tidak, masalah ini akan terus berulang,” ujar Arwin saat diwawancarai di Balai Kota Makassar pada Senin (7/10).
Arwin menegaskan bahwa penertiban tanpa rencana berkelanjutan akan berdampak buruk, seperti kembalinya anjal gepeng ke jalanan. Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen untuk merancang program yang lebih inklusif dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup bagi para anjal gepeng yang telah ditertibkan.
“Yang kita inginkan adalah setelah ditertibkan, mereka tidak kembali lagi ke jalan. Mereka harus punya kehidupan yang lebih baik, sehingga tidak ada lagi alasan untuk kembali ke kondisi sebelumnya,” lanjut Arwin.
Melalui perencanaan yang komprehensif, Pemkot Makassar berharap dapat mengatasi permasalahan anjal gepeng secara efektif, dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat dan institusi terkait. Pemerintah juga berharap dukungan dari masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi anak jalanan dan gelandangan di Kota Makassar.
Dengan pendekatan yang lebih manusiawi dan berkelanjutan, Makassar berupaya untuk menyelesaikan masalah sosial ini secara menyeluruh dan memberikan kesempatan baru bagi mereka yang membutuhkan.
02 Februari 2026 18:00
02 Februari 2026 17:44
02 Februari 2026 15:18
02 Februari 2026 13:53
02 Februari 2026 09:43
02 Februari 2026 09:34
02 Februari 2026 09:19
02 Februari 2026 09:56
02 Februari 2026 11:43