BUKAMATA - Aion Indonesia optimis turunnya suku bunga acuan yang ditetapkan Bank Indonesia (BI) alias BI rate sebesar 25 basis poin ke level 6 persen, bisa menggairahkan sektor otomotif khususnya di sektor kendaraan listrik.
Apalagi kondisi tersebut dibarengi membaiknya nilai tukar rupiah atau kurs terhadap dollar Amerika Serikat (AS). Memberikan kepastian pasar sehingga daya beli masyarakat bisa terangsang kembali.
Andry Ciu, CEO Aion Indonesia, mengatakan, penurunan suku bunga Bank Indonesia dapat memengaruhi penjualan otomotif.
“Tentunya penurunan suku bunga BI rate, pembiayaan mobil bunganya akan terkoreksi. Kan tidak kecil pengguna mobil yang menggunakan fasilitas pembiayaan. Tentunya dengan adanya koreksi bunga, pembiayaan jadi murah,” ujar Andry dilansir Kompas, Senin (30/9/24).
"Tentunya meningkatkan daya beli dari para calon pembeli kendaraan. Hal itu positif, tidak hanya untuk EV tapi otomotif pada umumnya,” kata dia.
Menurutnya, komposisi skema pembelian pada mobil listrik dan konvensional hampir sama, yakni mayoritas membeli secara kredit.
"Pembeliannya selalu lebih banyak kredit, kalau di ICE kan juga sama. Komposisi tergantung area, beda area beda gaya belinya. Jadi enggak bisa dilihat secara global, bahkan antarcabang saja komposisinya berbeda. Tapi overall tetap lebih banyak kredit,” ucap Andry.
Sebagai informasi, berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sepanjang semester satu 2024 mobil listrik berhasil terjual 11.940 unit. Capaian ini mengalami kenaikan sebesar 104,13 persen dibanding periode sama pada 2023, yaitu sebanyak 5.849 unit.
Walaupun target tahun ini dapat tercapai, penjualan mobil listrik baru masih jauh dari target pemerintah yang sebesar 50.000 unit hingga akhir 2024.
BERITA TERKAIT
-
KKI 2026 Berakhir, UMKM Sulsel Catat Transaksi Rp1 Miliar Lebih
-
KKI 2026 Sulsel Catat Potensi Pembiayaan Rp285 Miliar, Ekspor UMKM Rp380 Juta
-
BI dan BOTASUPAL Sulsel Musnahkan 4.144 Lembar Uang Palsu Temuan Januari 2025 - Mei 2026
-
Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI yang Diusul Presiden Prabowo ke DPR
-
Perluas Akses Pasar Produk Unggulan Daerah, BI Sulsel Gelar KKS X, SSDF, dan Wastra Heritage Market 2026